Friday, November 13, 2015

Sel Sperma Bergerak Merayap Selain Berenang

Penelitian ~ Sel-sel sperma dapat meluncur. Sebuah keterampilan baru yang sebelumnya tidak dikenal, mereka dapat meluncur ketika mendekati dinding.

Mode aneh penggerak gamet jantan mirip ular merayap. Sperma berbagai cara menggoyang pinggul yang semuanya melibatkan gerakan dalam 3 dimensi maju mudur, atas bawah dan kiri kanan.

Tapi para ilmuwan melaporkan keheranan. Gerak sel sperma merayap menyerupai geliat ular dengan poin kepala satu arah dan ekor panjang segaris lurus. Semua tindakan dalam bidang 2 dimensi.

"Ketika Anda menonton mikroskopi TIRF, kepala sebenarnya selaras sangat erat dengan permukaan," kata Reza Nosrati, mekanikawan University of Toronto.

"Ketika sperma manusia meluncur dalam 2D, mereka mampu menempuh waktu sekitar 50 persen lebih cepat," kata Nosrati.

Buku teks mnulis metode berenang menggunakan ekor untuk bergerak dalam 3 dimensi yang dikenal dengan julukan gaya typical, helical, hyper-helical, hyper-activated, dan chiral ribbons.



Nosrati dan rekan menggunakan teknik pencitraan mikroskop fluoresensi untuk menonton semen berisi adegan sperma manusia dan banteng melakukan gerakan tidak menggunakan mode yang biasa terlihat.

Semakin dekat sel sperma ke tepi piring, semakin besar kemungkinan modus meluncur. Untuk sperma manusia, viskositas adalah faktor juga. Lebih kental lingkungan makin besar kemungkinan mereka meluncur.

Tapi secara keseluruhan, merayap tampaknya lebih berguna bagi sperma manusia dibanding sperma banteng. Ketika sperma banteng merayap, mereka berenang 50% lebih lambat dibandingkan berenang dalam 3 dimensi.

Semua bukan kebetulan belaka mengingat perjalanan sebuah sperma untuk membuahi sel telur harus bersaing dengan jutaan sperma lain. Mereka yang tidak bersahabat dengan saluran reproduksi wanita tidak akan terpakai.
Two-dimensional slither swimming of sperm within a micrometre of a surface

Reza Nosrati et al.

Nature Communications, 10 November 2015, DOI:10.1038/ncomms9703
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment