Langsung ke konten utama

Evolusi Mitokondria Ayam Berjalan Dengan Cepat

Penelitian ~ Tingkat evolusi ayam menantang timing domestikasi dan migrasi manusia. Ayam berkembang lebih cepat dari perkirakan sebelumnya.

Asumsi populer evolusi hanya terlihat dari skala waktu panjang mungkin berubah. Laporan baru menantang teori-teori ketika domestikasi dan mungkin memiliki implikasi dalam migrasi manusia.

Mutasi gen ND4L dan CYTB dalam burung genus Gallus menunjuk bahwa tingkat evolusi dalam silsilah ini sebenarnya 15 kali lebih cepat dari persangkaan umum selama ini.

Sekuensing genom 12 DNA mitokondria yang diwariskan ibu ke anak-anak pada populasi terkenal ayam White Plymouth Rock sejak tahun 1957 menelusuri kembali lebih dari 50 generasi.

Perkiraan tingkat mutasi minimal 4 persen per juta tahun, tapi mungkin sampai 30 persen per juta tahun atau perubahan DNA umum terjadi 1 persen setiap juta tahun pada burung.

"Sebelumnya, perkiraan menempatkan tingkat perubahan dalam genom mitokondria sekitar 2 persen per juta tahun," kata Greger Larson, arkeolog di Oxford University.

"Pada kecepatan ini kita tidak seharusnya mendapat tempat mutasi tunggal hanya dalam 50 tahun, tapi sebenarnya kita melihat 2," kata Larson.

Dua garis keturunan White Plymouth Rock yaitu ayam berukuran kecil dan ayam 10 kali lebih besar berkembang secara terpisah selama 50 tahun. Tingkat mutasi sejak 2 garis keturunan berpisah hingga 30 kali pada dunia burung.

Mitokondria adalah struktur khusus sel-sel hewan, tumbuhan dan jamur yang menghasilkan energi, mensintesis protein dan paket untuk transportasi ke berbagai bagian sel dan seterusnya.

Skema sampling menghasilkan 385 transmisi mitokondria. Tingkat evolusi dihitung dari jumlah mutasi 16.000 sampel DNA mitokondria dalam genom lebih dari 47 generasi kemudian rekonstruksi silsilah ibu berdasar urutan mitogenome.

"Studi kami menunjukkan evolusi dapat bergerak lebih cepat dalam jangka pendek daripada perkiraan berbasis fosil," kata Larson.
Mitogenomic analysis of a 50-generation chicken pedigree reveals a rapid rate of mitochondrial evolution and evidence for paternal mtDNA inheritance

Michelle Alexander et al.

Biology Letters, 28 October 2015, DOI:10.1098/rsbl.2015.0561

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…