Monday, October 19, 2015

Fosilisasi Bulu, Kulit dan Liver Spinolestes xenarthrosus

Credit: Oscar Sanisidro
Penelitian ~ Fosil mamalia seperti tikus paling tua menampakkan bulu, kulit dan organ. Fosilisasi jarang-jarang tapi indah, Spinolestes xenarthrosus membuat rekor elegan.

Sisa-sisa S. xenarthrosus di Cuenca, Spanyol, dengan daun telinga, paru-paru, liver dan berselimut berbulu 60 tahun lebih tua dari mamalia lain yang ditemukan mengawetkan jaringan lunak.

Mamalia kecil seukuran tikus yang hidup dan terbaring di rawa 125 juta tahun lalu begitu baik dilestarikan dalam proses fosilisasi Cretaceous bahkan bukti-bukti infeksi jamur kulit.

Batuan gamping membekam sisa-sisa kehidupan di sebuah tambang Spanyol tengah 2 kali lebih tua dari fosil mana pun yang merekam jaringan lunak paleo mamalia.

Telinga, paru-paru dan liver semua memfosil bersama dengan timbunan bulu dan duri kecil bergaya landak di punggung lebih rendah sebagai pelindung dari gigitan predator.

Para ilmuwan melaporkan dunia pemakan serangga yang ditemukan pada tahun 2011 ketika para pemburu fosil di Autonomous University of Madrid menjunjung sedimen kapur halus di Las Hoyas Quarry.

"Pelestarian bagian lunak adalah menakjubkan. Rambut memiliki struktur dan keragaman sama seperti yang terlihat pada mamalia modern," kata Thomas Martin, geolog University of Bonn.

Credit: Georg Oleschinski/Thomas Martin et al.

Paleontolog biasanya hanya menemukan mineral keras seperti tulang dan gigi, tapi kali mereka melihat tayangan folikel majemuk di mana beberapa rambut tumbuh dari pori dan duri kecil seperti pada landak.

Film bakteri berkembang cepat setelah jam kematiannya. Biofilm membentuk lapisan pelindung, melestarikan jaringan lunak cukup lama yang memberi banyak waktu fosilisasi fosfat lebih baik.

Spinolestes adalah anggota garis keturunan awal mamalia punah triconodonts. Panjang 24 centimeter dan berat tidak lebih dari 70 gram atau tidak lebih besar dari tikus modern.

Xenarthrosus mengacu pada cara yang aneh makhluk bertulang belakang mirip armadillo modern, trenggiling dan mamalia lain dalam kelompok yang disebut xenarthrans.

Spesimen contoh pertama mamalia Mesozoikum dengan jaringan lunak di dada dan perut. Struktur fosil menyatu kemerahan dalam residu kaya zat besi bersama-sama membentuk rekor paling tua fosil organ mamalia.
A Cretaceous eutriconodont and integument evolution in early mammals

Thomas Martin, Jesús Marugán-Lobón, Romain Vullo, Hugo Martín-Abad, Zhe-Xi Luo & Angela D. Buscalioni

Nature, 14 October 2015, DOI:10.1038/nature14905
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment