Thursday, October 15, 2015

Homo sapiens Ke Asia Sebelum Menjangkau Eropa

Penelitian ~ Jauh sebelum pergi ke Eropa, Homo sapiens berkelana ke timur dan meletakkan beberapa gigi di China ke dalam konteks setidaknya 80.000 tahun lalu.

Bukti terbaik dating panggung H. sapiens membuat langkah besar pertama dari Afrika jauh di Zaman Batu menuju timur dan tinggal di lanskap relatif hangat mirip pertiwi Afrika Timur.

Fuyan Cave unjuk gigi kembali pada kalender 120.000 hingga 80.000 tahun lalu. Manusia modern mencapai China selatan setidaknya 35.000 tahun sebelum menginjakkan kaki di Eropa.

Kehadiran Homo neanderthalensis terlebih dahulu di Eropa mungkin penghalang migrasi sampai setidaknya sekitar 45.000 tahun lalu ketika populasi mereka mulai menyusut.

Para ilmuwan pekan ini menambah paragraf penting novel kuno yang dimulai sekitar 200.000 tahun lalu di Afrika dan bagaimana garis keturunan manusia modern tersebar selama ini menjadi perdebatan.

Penelitian sebelumnya menyarankan eksodus dari Afrika dimulai antara 70.000 hingga 40.000 tahun lalu. Tapi laporan baru memberi titik perjalanan ke seluruh dunia sejak 130.000 tahun lalu.

Penggalian sistem gua karst 3.000 meter persegi tahun 2011-2013 menghasilkan harta 47 gigi serta banyak tulang hewan punah dan hidup seperti panda, hyena dan babi dengan total 38 spesies.

Lima spesies mamalia besar punah di antaranya Stegodon orientalis dan Ailuropoda baconi yang semuanya berasal dari periode Upper Pleistosen sekitar 125.000 sampai 10.000 tahun lalu.

"Temuan kami menunjuk China selatan harus menjadi kunci evolusi manusia modern di Asia Timur," kata Wu Liu, evolusionis Chinese Academy of Sciences di Beijing.

Gigi lebih kecil daripada rekan-rekan dari usia sama dari Afrika dan tempat lain di China. Sebaliknya, mereka lebih mirip gigi kontemporer manusia modern bahwa berbagai jenis manusia tinggal di China pada saat yang sama.

Para peneliti memajang power point mengapa manusia modern membuat entri relatif terlambat ke Eropa yang saat ini tidak ada bukti bahwa manusia modern menjangkaunya sebelum 45.000 tahun lalu.

Skenario paling mencurigakan bahwa Neanderthal mungkin mencegah manusia modern menyeberang ke Eropa sampai mereka sendiri berangsur-angsur lusuh menuju kepunahan.

"Mungkin Eropa terlalu kecil untuk 2 spesies cerdas dan perilaku kompleks yang sedang mencari posisi dari sumber daya yang sama," kata María Martinon-Torres, antropolog University College London.

Mungkin Neanderthal memudar setelah berurusan dengan ribuan tahun dari isolasi dan musim dingin keras. Hanya pada waktu itu H sapiens akhirnya bisa membuat debut ke Eropa.

Namun, Neanderthal mungkin bukan alasan utama bagi masuknya manusia modern ke Eropa yang relatif terlambat. Manusia modern menjajah zona selatan Eropa dan Asia dahulu sebelum zona utara lebih hangat.

"Fakta gigi mirip dengan Upper Pleistosen Eropa menyiratkan bahwa populasi mereka datang dari imigran dan bukan hasil evolusi lokal Homo erectus," kata Robin Dennell, antropolog University of Exeter.

"Untuk menempatkan temuan dalam konteks benua, gigi Fuyan adalah manusia modern hadir di China selatan 30.000 sampai 60.000 tahun lebih awal dari Mediterania timur dan Eropa," kata Dennell.

Perbedaan cukup besar antara 2 populasi masih cukup kuat Neanderthal alasan utama bagi H. sapiens gagal pada uji coba pertama yang sebelum ini banyak ilmuwan menduga mereka cukup cepat menyapu Neanderthal.
The earliest unequivocally modern humans in southern China

Wu Liu et al.

Nature, 14 October 2015, DOI:10.1038/nature15696
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment