Wednesday, October 14, 2015

Pencitraan 3D Supercoiled DNA Memutar Double Helix

Penelitian ~ Cahaya baru DNA imbal permata si mungil molekul paling mendasar kehidupan. DNA supercoiled menempatkan double helix sederhana secara malu-malu.

Lupakan tangga kecil statis dalam kelas biologi karena DNA bergoyang seperti orang gila dan terus berubah. Hari ini Anda tidak perlu menjadi seorang biolog molekuler untuk mengetahui struktur asam deoksiribonukleat (DNA).

Tapi Anda perlu berpikir lagi jika molekul kehidupan tidak lebih dari dua rantai heliks masing-masing melingkar dalam putaran sumbu seperti digariskan Watson dan Crick dalam makalah klasik tahun 1953.

Pekan ini para ilmuwan internasional menggunakan pendekatan multidisiplin mengungkap rincian struktur tiga dimensi DNA biologis aktif yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Pencitraan berbagai bentuk DNA termasuk figure-8s menggunakan teknik cutting-edge dengan cryo-electron tomography dan kemudian diperiksa menggunakan simulasi superkomputer.

Molekul DNA berputar berulang kali pada diri mereka sendiri untuk membentuk superkoil terkait erat dan DNA minicircles bahwa DNA terus menggeliat dan morphing dari berbagai bentuk.

"Beberapa tikungan tajam, beberapa figure-8 dan lain-lain tampak seperti borgol atau raket atau jarum jahit," kata Rossitza Irobalieva, biolog Baylor College of Medicine di Houston.



Penjelasan baru mewakili lebih dari keingintahuan ilmiah. Para ilmuwan mengatakan temuan membuka jalan industri farmasi menjadi lebih baik termasuk terapi untuk kanker dan infeksi bakteri.

Struktur pita semakin penting sejak beberapa terapi anti-kanker berikatan dengan DNA itu sendiri dan beberapa antibiotik menargetkan enzim yang secara khusus mengenali DNA superkoil bakteri.

"Ketika Watson dan Crick menggambar helix ganda DNA, mereka melihat bagian kecil genom nyata hanya 1 putaran heliks ganda," kata Sarah Harris, fisikawan teoritis University of Leeds di UK.

"Ini tentang 12 pasangan basa DNA yang merupakan blok bangunan DNA pembentuk anak tangga heliks. Kami melihat DNA pada skala ukuran mengungkap kekayaan baru perilaku molekul DNA," kata Harris.

"Kami berharap penelitian ini dapat memperbaiki desain molekul obat yang tepat sejak awal proses," kata Harris.
Structural diversity of supercoiled DNA

Rossitza N. Irobalieva et al.

Nature Communications, 12 October 2015, DOI: 10.1038/ncomms9440
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment