Monday, October 26, 2015

Sel-Sel Kanker Leukemia Berubah Jadi saling Bunuh

Penelitian ~ Sebuah terobosan terapi kanker membuat sel leukemia saling bunuh. Jika Anda ingin menghancurkan musuh, cukup rekrut di antaranya dan mereka saling bunuh!

Sementara dokter dan pasien gembira mendengar obat baru, terapi kanker sering datang penuh dengan efek samping begiru parah sehingga banyak orang memilih dukun atau bahkan melupakannya sama sekali.

Menghentikan pertumbuhan sel kanker berbahaya adalah tujuan utama dan menghapus sama sekali bahkan lebih baik. Masalahnya adalah perlakuan hampir selalu menyebabkan kerusakan sel-sel sehat.

Pengobatan yang mengubah sel kanker menjadi sel sehat terdengar ideal dan mengubah sel-sel ganas menjadi antibodi yang menyerang sel-sel kanker terdengar terlalu sempurna menjadi kenyataan.

Sekarang para ilmuwan The Scripps Research Institute (TSRI) membuat terobosan. Ini baru dan powerful. Terapi kanker benar-benar bisa naik ke cakrawala terapi baru.

Leukemia, sekelompok kanker yang mempengaruhi sumsum tulang dan darah, jarang sembuh, sering kambuh dan resisten pengobatan. Para peneliti TSRI memprogram sel-sel leukemia berubah menjadi sel-sel kekebalan itu sendiri.

Reprogram antibodi sebagai protein yang diproduksi secara alami oleh sistem kekebalan tubuh manusia bertindak sebagai borgol sel-sel darah putih polisi, menempel penyerbu asing dan menetralisir atau menunda kehancuran.

Para peneliti membanjiri sampel darah manusia penuh sel Acute Myeloid Leukemia (AML) dengan antibodi hasil pertumbuhan dan muncul luar biasa. Antibodi mengubah sel AML menjadi sel dendritik kunci sistem kekebalan tubuh.

Sel-sel antibodi matang lebih cepat dan memburu kemudian membunuh ancaman dalam tubuh termasuk virus, bakteri dan sel-sel kanker 15 persen dalam 1 hari. Sel Natural Killer (NK) pada dasarnya pembunuhan saudara.

Para peneliti berharap teknik fratricidin therapy dapat digunakan untuk mengubah berbagai sel kanker menjadi sel NK tertentu dalam rangka untuk membebaskan pasien dari kanker sama sekali.
Agonist antibody that induces human malignant cells to kill one another

Kyungmoo Yea et al.

Proceedings of the National Academy of Sciences, October 20, 2015, DOI:10.1073/pnas.1519079112
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment