Tuesday, October 13, 2015

Riak Bergerak Sangat Cepat di Bintang AU Microscopii

Credit: ESO, NASA dan ESA
Penelitian ~ Gelombang misterius terlihat di sekitar sebuah bintang tidak seperti apa yang pernah terlihat atau bahkan diprediksi sebelumnya dalam dunia astronomi.

Riak bergerak sangat cepat terlihat di sekitar bintang membuat para ilmuwan menggaruk-garuk kepala dan mengatakan gelombang tidak seperti apa yang pernah terlihat.

Para astronom menjelajahi langit menggunakan Very Large Telescope (VLT) di Chile tersandung struktur aneh dalam awan debu yang mengelilingi sebuah bintang muda AU Microscopii.

Pada usia sekitar 12 juta tahun, AU Mic adalah bintang sangat muda dengan cakram bersemangat sebagai tungku dunia penuh kekerasan tidak meninggalkan apa-apa selain kebingungan para ilmuwan.

Lima gelombang raksasa di sekitar agak jauh dari bintang berarak dalam arena pacuan kuda dengan kecepatan 40.000 kilometer per jam. Sejak itu para peneliti memeras otak menentukan sifat dan asal-usul riak aneh.

Sejak awal para astronom menyisir cakram dari puing-puing ruang yang mengelilingi bintang dengan harapan mengungkap petunjuk pembentukan planet tapi menghasilkan temuan sangat mengejutkan.

"Pencitraan SPHERE menunjuk rangkaian fitur disk memiliki struktur yang belum pernah diamati sebelumnya," kata Anthony Boccaletti, astronom Paris Diderot University di Perancis.

"Setidaknya 3 fitur bergerak begitu cepat sehingga bisa saja melarikan diri dari tarikan gravitasi bintang," kata Boccaletti.

Para peneliti menonton dengan mata hati-hati gelombang meluncur di akresi disk sekitar bintang katai merah 32 tahun cahaya dari Bumi dan setengah massa Matahari. Karena berat, disk tidak rata.

Disk bergerak dalam kecepatan hebat dengan puing terluar lebih cepat dibanding puing pusat. Gelombang mungkin tidak disebabkan oleh tabrakan benda asteroid besar atau perubahan gravitasi bintang.

"Salah satu penjelasan adalah mengkaitkan dengan flare bintang. AU Mic adalah bintang dengan aktivitas pembakaran tinggi, sering disertai ledakan besar tiba-tiba," kata Glenn Schneider, astronom Steward Observatory di Arizona.

"Salah satu flare bisa memicu salah satu planet, jika ada planet, seperti pengupasan material bisa merambat melalui disk, didorong oleh kekuatan flare," kata Schneider.

Skenario masih spekulatif dan masih banyak membutuhkan pengamatan lanjutan dengan Very Large Telescope dan instrumen lain yang mungkin melahirkan pemahaman baru bahkan teori baru.




Fast-moving features in the debris disk around AU Microscopii

Anthony Boccaletti et al.

Nature, 07 October 2015, DOI:10.1038/nature15705
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment