Monday, October 12, 2015

Bagaimana Jerapah Mendapat Leher Panjang?

Penelitian ~ Tak semua leher jerapah berbeda dari mamalia lain. Ada 7 tulang leher panjang, tetapi mereka jauh lebih besar dan bukan yang pertama.

Pertanyaan lama bagaimana jerapah mengevolusi leher panjang menjadi subyek perdebatan yang kembali ke hari-hari awal teori evolusi setidaknya sekarang sebagian terjawab.

Satu pihak berteori leher panjang modern jerapah berevolusi untuk mengapai lebih banyak vegetasi dan pihak lain untuk strategi pertempuran dan seleksi seksual.

Naturalis Perancis Jean Baptiste Lamarck menyarankan nenek moyang jerapah membentangkan leher untuk mencapai daun tinggi. Keturunan menggapai pohon lebih tinggi akhirnya menghasilkan hewan berleher super panjang.

Laki-laki mengayunkan kepala dan leher satu sama lain dalam perkelahian dan perempuan lebih memilih kawin dengan laki-laki yang memenangkan perkelahian sehingga seleksi seksual mungkin juga terlibat.

Sementara Jerapah semakin hari semakin memanjangkan leher, di sisi lain Okapi (Okapia johnstoni) seperti persilangan zebra dan rusa di Republik Demokratik Kongo semakin hari semakin memperpendek leher.

Para ilmuwan datang membawa fosil tulang leher 9 spesies punah, jerapah modern dan Okapi bersama persamaan matematika yang menunjuk bagaimana tulang leher berubah dari waktu ke waktu.

Credit: Nikos Solounias dan Melinda Danowitz

"Kami ingin mencari tahu bagaimana jerapah mendapat leher panjang karena kita tahu bahwa nenek moyangnya memiliki leher pendek," kata Nikos Solounias, biolog New York Institute of Technology.

Jerapah memiliki leher terpanjang tetapi bukan spesies pertama dalam garis keturunan berleher panjang, meskipun strategi berbeda dalam sejarah reptil laut plesiosaurus dengan 42 tulang untuk memperpanjang leher mereka.

Prodremotherium elongatum hidup 25 juta tahun lalu dan Canthumeryx sirtensis hidup 16 juta tahun lalu memiliki leher panjang. Hewan-hewan kuno berbeda dari rekan modern karena tidak diklasifikasi sebagai bagian keluarga jerapah.

"Pertama, hanya bagian depan vertebra C3 diperpanjang dalam satu kelompok spesies. Tahap kedua adalah perpanjangan dari bagian belakang leher vertebra C3," kata Solounias.

"Jerapah modern (Giraffa camelopardalis) adalah satu-satunya spesies yang menjalani kedua tahap yang mengapa ia memiliki leher sangat panjang," kata Solounias.
Fossil evidence and stages of elongation of the Giraffa camelopardalis neck

Melinda Danowitz, Aleksandr Vasilyev, Victoria Kortlandt, Nikos Solounias

Royal Society Open Science, 7 October 2015, DOI:10.1098/rsos.150393
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment