Tuesday, October 6, 2015

Kimbetopsalis simmonsae, Mamalia Selamat Dari Kiamat

Credit: Sarah Shelley
Penelitian ~ Mamalia bergigi bertahan sementara dinosaurus tumbang. Kimbetopsalis simmonsae, mamalia kecil berbulu seperti berang-berang selamat dari kepunahan.

Sebuah asteroid jatuh dari langit di suatu hari mengubah dunia dalam sekejap mata geologi menjadi setitik noda kecil sejarah waktu 4,5 miliar tahun planet Bumi.

Mamalia seukuran tikus perkasa sementara semua anggota keluarga besar dinosaurus tumbang ketika batu angkasa apokaliptik memukul dan membuat magma kerak Bumi gelisah 66 juta tahun lalu.

Dinosaurus mendominasi lebih dari 100 juta tahun dan cepat pergi. Mereka yang hidup dalam bayang-bayang monster selama puluhan juta tahun berhasil melewati kepunahan dan berkembang sangat cepat.

Mamalia multituberculate mirip rodent dating 65,5 juta tahun dengan berbagai katup pada gigi tonggos menggiling makanan berdaun dengan geraham sangat besar adalah cerita pemberani.

Multituberculate hidup berdampingan dengan dinosaurus, tapi secara elegan bertahan dari kepunahan massal akhir Cretaceous. Mereka hidup selama 30 juta tahun sebelum akhirnya punah juga.

"Ini cukup besar dan karena kompleksitas gigi jelas makan tanaman," kata Steve Brusatte, paleontolog University of Edinburgh di Skotlandia.

Credit: Tom Williamson

Para ilmuwan menunjuk berang-berang seberat 40 kilogram dan panjang 0,5 meter mungkin nenek moyang evolusioner multituberculate yang lebih besar seperti Taeniolabis taoensis dengan berat 100 kg.

"Mereka datang hanya beberapa ratus ribu tahun setelah kepunahan, jadi agak rapi untuk menemukan mamalia cukup besar, kita berbicara ukuran berang-berang," kata Brusatte.

"Mereka tidak dapat tumbuh lebih besar karena hampir pasti semua dinosaurus relung ekologi tanpa memberi kesempatan," kata kata Brusatte.

Selama regim dinosaurus berkuasa, mamalia mungil seukuran tikus menyelinap dalam gelap. Tapi ketika dinosaurus non-avian lengser, mamalia terus diversifikasi dan mengambil alih panggung.

"Itu bagian dari deskripsi seberapa cepat mamalia mulai mekar dan seberapa cepat berkembang dan menciptakan dunia baru benar-benar dalam ribuan tahun setelah kepunahan," kata Brusatte.

Hutan hujan sangat produktif dengan banyak buah dan benih pohon. Tanaman berbunga mendominasi dan benar-benar meningkatkan keanekaragaman sebagai sumber makanan baru.
A new taeniolabidoid multituberculate (Mammalia) from the middle Puercan of the Nacimiento Formation, New Mexico, and a revision of taeniolabidoid systematics and phylogeny

Thomas E. Williamson, Stephen L. Brusatte, Ross Secord and Sarah Shelley

Zoological Journal of the Linnean Society, 5 OCT 2015, DOI:10.1111/zoj.12336
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment