Friday, October 23, 2015

Vokal Vs. Testis, Evolusi Seleksi Seksual Monyet Howler

Penelitian ~ Urusan seks adalah bisnis paling mahal dan Anda tidak bisa memiliki semuanya. Monyet howler Alouatta harus memilih salah satu: suara berat-dalam atau testis besar.

Tak semua bisa diraih. Monyet howler dengan suara berat lebih bersaing dibanding laki-laki lain. Tapi, sayangnya organ vokal paling bagus cenderung memiliki testis lebih kecil.

Pengorbanan evolusi harus terlibat untuk menjamin kelangsungan hidup spesies. Hewan harus memilih membuat banyak kebisingan atau banyak sperma karena melakukan keduanya hanya membuang energi dan waktu.

Laki-laki dominan selalu memikat perempuan, tapi jika Anda monyet howler perempuan berhati-hatilah di balik celana dalam bahwa pelamar bersuara megah cenderung memiliki meriam Napoleon kecil.

Para ilmuwan menunjuk contoh lain seleksi seksual Charles Darwin yang terlambat 150 tahun bahwa laki-laki yang memiliki tulang hyoid untuk menampung gelombang udara kecil justru memiliki testis lebih besar.

Sampai detik ini laporan definitif pertama hubungan produksi sperma dan kemampuan vokal serta menunjuk lolongan mungkin memiliki peran yang mirip dengan perlombaan tanduk untuk memenangkan akses kawin.

"Semakin besar organ vokal yang mereka miliki, semakin kecil testis mereka dan semakin sedikit sperma yang dihasilkan," kata Jacob Dunn, antropolog University of Cambridge.

Siapa pun yang berkunjung ke Tikal National Park di Guatemala menonton monyet howler setara anjing kecil tetapi gemuruh akustik sekeras harimau, salah satu hewan dengan suara paling keras di planet Bumi.



Tren menunjuk tender 2 jalur evolusi. Monyet dengan sumber daya terbatas harus memilih apakah berinvestasi energi untuk suara menderu atau untuk membuat sperma.

Sementara satu teori bahwa mengaum kuat berarti suara lebih terdengar di hutan lebat, teori lain suara untuk menangkis laki-laki lain sehingga mengurangi pesaing dan tidak perlu kompetisi sperma.

Penelitian sebelumnya telah menampilkan hewan cenderung memiliki testis lebih besar ketika wanita suka kawin dengan banyak pejantan, tapi ukuran tidak selalu keseluruhan cerita.

"Ada bukti hewan lain ketika laki-laki berinvestasi untuk tubuh besar, warna mencolok atau persenjataan seperti tanduk dan taring, tapi tidak mampu berinvestasi ke dalam sifat-sifat reproduksi," kata Dunn.

Dunn berteori suara menderu begitu mahal dan tidak cukup energi tersisa untuk berinvestasi dalam testis. Di sisi lain, menderu keras membuat laki-laki lebih besar memikat asmara perempuan.

"Dalam hal evolusi, semua laki-laki berusaha memiliki anak sebanyak mungkin yang mereka bisa. Tapi Anda tidak bisa memiliki segalanya," kata Dunn.

Evolutionary Trade-Off between Vocal Tract and Testes Dimensions in Howler Monkeys

Jacob C. Dunn et al.

Current Biology, DOI:10.1016/j.cub.2015.09.029
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment