Thursday, October 22, 2015

Kura-Kura Timur Santa Cruz (Chelonoidis donfaustoi)

Penelitian ~ Kepulauan Galapagos menyambut spesies baru menjadi seimbang dengan kedatangan Kura-Kura Timur Pulau Santa Cruz (Chelonoidis donfaustoi).

Spesies baru kura-kura raksasa telah ditemukan bersembunyi di depan mata kepulauan Ekuador yang selama ini mendatangkan kecurigaan dan cukup membuat garuk-garuk kepala.

Analisis komprehensif genetik kura-kura raksasa dari pulau Santa Cruz mengungkap 2 spesies berbeda yang selama beberapa dekade membuat para taksonom menaruh tangan ke pinggang.

Pada tahun 1902 naturalis Amerika Serikat Rollo Beck mendarat di Santa Cruz. Salah satu dari 7 spesimen yang dikumpulkan sebagai Kura-Kura Raksasa Chelonoidis porteri.

Tapi lebih seabad kemudian pada tahun 2005 genetikawan menunjuk 2 spesies berbeda di pulau itu. Dua garis keturunan hidup hanya berjarak 20 kilometer tapi genetik menyimpang setidaknya 1,7 juta tahun.

Setelah penyelidikan selama satu dekade sekarang tiba saatnya resmi diformalkan bahwa satu spesies Kura-Kura Barat Santa Cruz (C. porteri) dan satu spesies Kura-Kura Timur Santa Cruz (C. donfaustoi).


Para ilmuwan menganalisis 12 wilayah sangat bervariasi DNA nuklir 51 individu dari kedua kelompok. Ketika lokus diplot dengan keunikan satu sama lain, dua kelompok menegaskan dua populasi.

"Mereka sangat berbeda," kata Adalgisa Caccone, ekolog Yale University.

Nama donfaustoi untuk menghormati dedikasi Fausto Llerena Sánchez, Polisi Taman Nasional Galápagos, yang menghabiskan 43 tahun merawat kura-kura terancam punah di penangkaran.
Description of a New Galapagos Giant Tortoise Species (Chelonoidis; Testudines: Testudinidae) from Cerro Fatal on Santa Cruz Island

Nikos Poulakakis et al.

PLoS ONE, October 21, 2015, DOI:10.1371/journal.pone.0138779
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment