Thursday, October 29, 2015

Belut Listrik Electrophorus electricus Melipatgandakan Setrum

Penelitian ~ Belut listrik menggulung guncangan dengan keterlaluan, Electrophorus electricus mengurung langsung dengan pagar listrik atau tembakan pistol setrum.

E. electricus pada dasarnya ikan di air keruh Amazon. Tiga baterai mengirim voli tegangan tinggi melalui air menuju item mangsa. Guncangan bukan untuk membunuh, tapi demobilisasi agar mudah mengkonsumsi korban.

Tubuh panjang dan tipis adalah magnet dengan 2 tiang listrik. Ketika mengirimkan pulsa, sebagian biaya berasal dari kutub positif di kepala dan ekor berfungsi sebagai kutub negatif.

Ilmuwan memancing kejutan belut listrik malah terkejut sendiri atas sengatan 600 volt atau 5 kali tegangan yang ditemukan dalam stopkontak standar industri di Amerika Serikat.

"Anda tidak akan secara sukarela melakukannya lagi," kata Kenneth Catania, biolog Vanderbilt University di Nashville, Tennessee.

Ekor bergerak menggulung menuju kepala membentuk magnet tapal kuda, belut listrik melipatgandakan kekuatan pulsa listrik yang dikirim ke dalam air cukup untuk menjatuhkan rusa.

Catania mengukur output energi kecurangan belut melingkar dengan umpan Ikan dilengkapi elektroda yang dapat mengukur tegangan yang dihasilkan oleh belut.

Credit: Kenneth C. Catania

"Ketika belut mengikal kutub positif dan negatif bersama-sama dan mangsa digiring di antaranya, Anda mendapatkan fokus medan listrik," kata Catania.

Langkah sederhana membuat serangan lebih mengejutkan. Otot berkembang menjadi baterai independen yang bekerja berlipat-lipat sebagai organ dengan saklar on/off.

Guncangan adalah remote control yang membajak saraf yang mengendalikan otot mangsa seperti hacker mencuri setting password, sementara mangsa amobil tidak bisa lepas ke arah rahang sampai tertelan seluruhnya.

"Ada banyak hal gila di TV, tapi saya belum pernah menemukan reputasi predator paling canggih di planet ini," kata Catania.

"Banyak ular menangani mangsa dengan menonaktifkan otot secara kimia. Belut listrik menonaktifkan otot dengan listrik begitu gila," kata Catania.



Electric Eels Concentrate Their Electric Field to Induce Involuntary Fatigue in Struggling Prey

Kenneth C. Catania

Current Biology, October 28, 2015, DOI:10.1016/j.cub.2015.09.036
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment