Tuesday, October 20, 2015

Domestikasi Anjing Pertama Di Mongolia dan Nepal

Penelitian ~ DNA mengarah ke tempat baru domestikasi anjing, poin untuk Asia Tengah sebagai tempat di mana hewan bertaring dan manusia menjadi sahabat.

Jika Anda menatap jauh ke dalam mata anjing tergambar dataran tinggi Mongolia atau pegunungan Nepal bahwa anjing pertama muncul di sana, tidak di Eropa, Timur Tengah atau China selatan.

Tidak ada kata akhir di mana teman tertua manusia berasal, tetapi semua senang dengan data tambahan berikut wilayah favorit yang mendukung kecurigaan tentang leluhur geografis anjing.

Anjing pertama luluh ke tangan manusia di Asia Tengah bahwa hasil survei keanekaragaman genetik anjing bertentangan temuan sebelumnya di mana Canis lupus familiaris pertama kali menjadi jinak.

Para ilmuwan pekan ini datang dengan terobosan sampel DNA anjing kampung yang hidup bersama manusia di seluruh dunia sejak pertama kali berevolusi dari serigala sekitar 15.000 tahun lalu.

Pemburu-pengumpul memelihara serigala abu-abu berukuran sedang sebagai metode berburu efesien dan merespon perubahan iklim. Domestikasi anjing kampung cepat menyebar ke India dan Asia timur

"Ini studi global pertama genom keragaman anjing. Kami menemukan pola jelas keanekaragaman genetik berfokus pada Asia Tengah," kata Adam Boyko, biolog Cornell University di Ithaca, New York

Anjing kampung membawa tanda tangan genetik lebih otentik dari populasi semua anjing asli dari keturunan modern yang dibuat dalam 200 tahun terakhir terutama di Eropa.

Perbandingan 185.805 penanda genetik termasuk purebred dari 38 negara menunjuk Asia Tengah menyematkan jumlah terbesar keanekaragaman lokal asli domestikasi yang kini Nepal dan Mongolia.

"Ketika Anda bergerak keluar dari Asia Tengah Anda melihat penurunan keragaman. Hilangnya keanekaragaman terkait dengan domestikasi," kata Laura Shannon, genetikawan evolusi Cornell University.

Keragaman genetik menandai jejak yang mengarah domestikasi karena hanya subpopulasi kelompok asli anjing menyertai migrasi manusia ke daerah baru meninggalkan serigala.

Anjing-anjing memiliki satu set terbatas pertukaran gen tersedia. Mirip leher botol yang membatasi berapa banyak cairan dapat melewati, hanya beberapa gen yang dibawa anjing ke perbatasan.

Genetikawan, arkeolog dan biolog evolusi telah mencoba menelusuri sejarah C. lupus familiaris dengan hasil saling bertentangan. Studi genetik menantang karena ledakan trah anjing mengaburkan sejarah evolusioner.

Laporan sebelumnya menyarankan domestikasi terjadi di tempat-tempat beragam seperti Eropa, Timur Tengah, China, Siberia dan Afrika Utara. Tetapi banyak dari studi tersebut berdasarkan materi genetik yang diturunkan dari ibu atau ayah.

"Sebagian besar penelitian sebelumnya meneliti DNA autosomal, DNA mitokondria atau kromosom Y dan kami mampu melihat ketiganya untuk mendapatkan gambar paling lengkap," kata Shannon.

Asia tengah adalah penting di masa perdagangan kuno dan tampaknya hewan peliharaan mengikuti rute perdagangan dan dengan demikian meningkatkan keragaman lokal.
Genetic structure in village dogs reveals a Central Asian domestication origin

Laura M. Shannon et al.

Proceedings of the National Academy of Sciences, October 19, 2015, DOI:10.1073/pnas.1516215112
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment