Friday, September 25, 2015

Mengapa Galaksi Tua Lebih Terang dari Bima Sakti?

Penelitian ~ Ketika alam semesta seperlima dari umunya, galaksi memompa keluar bintang seperti orang gila setara 100 kali Matahari per tahun pada tingkat Bima Sakti hari ini.

Masa lalu kosmik membingungkan para ilmuwan. Tidak ada yang lebih benar dalam perdebatan yang masih berlangsung atas asal-usul submillimeter galaxies (SMGs).

Galaksi submillimeter adalah galaksi paling terang yang pernah diamati di alam semesta. SMGs pertama kali muncul dalam adegan kosmik 3 miliar tahun pasca Big Bang. Sangat hiperaktif.

Perbandingan dulu dan kini membingungkan para ilmuwan selama bertahun-tahun. Banyak yang berpikir SMGs terbentuk dari merger galaksi raksasa, tetapi laporan baru memberi banyak masalah untuk hipotesis ini.

Para ilmuwan menyingkirkan teori tabrakan galaksi tiba-tiba yang memicu ledakan dan lebih menempatkan teori akumulasi lambat stabil gas lebih dari 1 miliar tahun ke panggung penjelasan SMGs

"Gambar kanonik adalah merger utama antar galaksi yang menyebabkan peristiwa sangat terang cerah dan berumur pendek," kata Desika Narayanan, astrofisikawan Haverford College di Pennsylvania.

Galaksi terang di alam semesta kini yaitu cahaya ultra-inframerah secara eksklusif dibentuk melalui merger galaksi, memicu ledakan tiba-tiba pembentukan bintang bermassa ratus kali Matahari per tahun.


"Masalahnya bahwa kelas tertentu starbursts terang di alam semesta memiliki submillimeter terlalu banyak mengingat jumlah merger yang menurut kami ada di alam semesta awal," kata Narayanan.

"Ada juga masalah lain dengan model merger seperti ukuran galaksi. Mereka terlalu besar, terlalu terang dan terlalu jauh. Merger cenderung membuat sumber terang terlalu kompak," kata Narayanan.

Para astronom sering mendeskripsi galaksi di awal alam semesta melalui teleskop yang tampak seperti bangkai kapal daripada spiral dan elips yang umumnya terlihat di alam semesta lokal hari ini.

Narayanan dan rekan menunjukkan ledakan starbursts dalam SMGs dapat dihasilkan oleh umpan balik bintang, istilah yang mencakup semua energi emisi bintang melalui angin dan supernova.

Umpan balik ini berinteraksi dengan sejumlah besar debu antar bintang yang muncul dalam bentuk SMGs dengan mempertahankan jangka waktu pembentukan bintang liar aktif.
The formation of submillimetre-bright galaxies from gas infall over a billion years

Desika Narayanan et al.

Nature, 23 September 2015, DOI:10.1038/nature15383
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment