Skip to main content

Anda Selalu Dikepung Awan Mikroba Pribadi

Penelitian ~ Manusia berjalan-jalan dikelilingi awan pribadi sendiri berisi mikrobiota yang mengembun di tempat-tempat ke mana saja pergi.

Ketakutan terburuk Anda telah dikonfirmasi bahwa semua orang yang berjalan di sekitar Anda diselimuti awan udara bakteri dan beberapa bug datang dari celah yang paling intim.

Manusia tanpa sadar menerbangkan kawanan mikroba menjadi awan bug di sekitarnya dan menempel sebagai embun ke lift, mall, parkiran dan di mana saja sebagai jejak bakteri.

Kitab suci menulis nabi pergi ke mana-mana selalu dinaungi awan, sekarang para ilmuwan membenarkannya bahwa manusia selalu dikelilingi debu bakteri, virus dan jamur.

Seperti apa yang dikatakan para motivator bahwa tubuh Anda memancarkan aura unik dan para peneliti juga membenarkan bahwa Anda memang selalu memancarkan mikroba tubuh diri sendiri.

Para ilmuwan sekuensing mikroba yang diambil langsung dari udara dalam ruang steril berisi sekelompok orang. Dalam waktu hanya 4 jam mereka menemukan jejak kombinasi unik bakteri setiap orang.

"Anda berdiri dikelilingi kabut mikroba orang lain saat Anda berjabat tangan," kata James Meadow, biolog University of Oregon di Eugene.

Tubuh adalah rumah bagi 100 trilyun bakteri, virus dan jamur. Orang meninggalkan jejak komunitas mikroba pada berbagai barang seperti ponsel, ganggang pintu dan lain-lain.

Analisis DNA bakteri melacak banyak spesies yang biasanya hidup pada kulit, mulut, hidung, usus dan dalam kasus wanita adalah vagina. Tanda tangan biota setiap orang memiliki kombinasi bakteri berbeda.

Jenis utama masyarakat di awan termasuk Streptococcus yang umum ditemukan di mulut, Propionibacterium dan Corynebacterium yang biasa ditemukan pada kulit. Untuk perempuan tentu saja bakteri vagina.

Ada kemungkinan awan ini menularkan penyakit. MRSA yang nongkrong di kulit dan hidung bisa ikut serta ke dalam awan meskipun memakai masker atau terlalu pelit untuk bersin.

"Kami berharap mampu mendeteksi microbiom manusia langsung dari udara sekitarnya," kata Meadow.

Awan dapat membantu detektif forensik menempatkan tersangka di TKP melalui tanda tangan bakteri. Di masa depan polisi mengenali tersangka dengan kabut bakteri mereka.
Humans differ in their personal microbial cloud

James F. Meadow et al.

PeerJ, September 22, 2015, DOI:10.7717/peerj.1258
Tinuku

Comments

Popular posts from this blog

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Hidup Tanpa Ibu, Bayi Tikus Lahir Sehat Tanpa Pembuahan Sel Telur

Penelitian ~ Membuat bayi semakin mudah tanpa telur bahwa tikus lahir tanpa ibu. Embrio haploid atau parthenogenotes disuntik dengan sperma berhasil berkembang menjadi keturunan yang sehat.

Gambar Tiga Dimensi Struktur Detail Virus Zika Resmi Terbit

Penelitian ~ Struktur virus Zika dipetakan untuk pertama kalinya. Gambar 3D virus tidak hanya memancing inspirasi seni, tapi bisa pula memberi petunjuk bagaimana melawannya.