Tuesday, September 22, 2015

Jerapah Berguman Satu Sama Lain Di Malam Hari

Penelitian ~ Jerapah tidak selamanya tenang, mereka menghabiskan malam dengan bersenandung, berguman, mendengkur dalam mimpi atau mengobrol satu sama lain.

Selama bertahun-tahun diasumsikan jerapah menghabiskan sebagian besar hidup dalam keheningan membisu. Penjaga kebun binatang melaporkan dengusan sesekali sebagai satu-satunya suara tuduhan belaka.

Laring termasuk pita suara adalah hal-hal yang bergetar untuk memproduksi suara mirip dengan kuda. Jerapah memiliki hardware yang benar untuk membuat suara vokal.

Penjelasan konvensional bahwa leher panjang penyebab sifat pendiam. Laring tidak bisa menghasilkan cukup aliran udara sepanjang trakea 4 meter bergetar untuk vokalisasi.

Para peneliti menduga alasan tidak bisa mendengar komunikasi karena frekuensi infrasonik yang terlalu rendah didengar manusia. Gajah dan hewan besar lainnya menggunakan "gemuruh" untuk komunikasi jarak jauh.

Para ilmuwan merekam jerapah di 3 kebun binatang dalam kompilasi lebih dari 938 jam data akustik selama 8 tahun. Mereka mencari frekuensi rendah dengan struktur harmonik dan menemukan pola khas.

Giraffa camelopardalis bersenandung hanya terjadi pada malam hari dengan dengung frekuensi rata-rata 92Hz. Bukan infrasonik, tapi masih di ujung rendah untuk pendengaran manusia.



"Saya terpesona karena sinyal ini memiliki suara sangat menarik dan memiliki struktur akustik kompleks," kata Angela Stoeger, biolog University of Vienna.

Jerapah memiliki anatomi penglihatan sangat baik dan sebagai hewan mangsa memaksa mereka tidak ingin membuat suara-suara keras yang dapat menarik perhatian predator.

Tapi ketika penglihatan berkurang di malam hari, dengungan frekuensi rendah mungkin menjadi cara yang bagus untuk memastikan kawanan tetap bersama-sama, meskipun bukan nokturnal.

Sayangnya, peneliti tidak benar-benar mampu mengamati secara visual ketika jerapah mengeluarkan suara sehingga vokalisasi tidak memiliki konteks perilaku yang terkait.

Tapi vokalisasi pada spesies lain dengan struktur sosial serupa dikenal untuk menyampaikan informasi tentang hal-hal seperti usia, jenis kelamin, seksual, dominasi atau reproduksi.
Nocturnal “humming” vocalizations: adding a piece to the puzzle of giraffe vocal communication

Anton Baotic, Florian Sicks and Angela S. Stoeger

BMC Research Notes, 9 September 2015, DOI:10.1186/s13104-015-1394-3
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment