Wednesday, September 9, 2015

Peningkatan Mangsa Tidak Menambah Jumlah Predator

Penelitian ~ Matematika mengkalibrasi hubungan predator dan mangsa yang beragam adalah konsisten. Kuasa hukum predasi menetapkan aturan fisiologi aneh.

Peningkatan jumlah rusa, ikan dan fitoplankton tidak semena-mena meningkatkan jumlah harimau, beruang dan zooplankton. Formula matematika tidak mendalilkan kurva linier mangsa dan predator.

Di darat atau laut ketika zebra, rusa atau bahkan ganggang yang berkembang biak, kelimpahan predator tidak meningkat cukup banyak. Pada titik tertentu adalah konsistensi total massa karnivora.

Predator tergantung pada mangsa untuk makanan, tetapi peningkatan jumlah hewan mangsa tidak membawa peningkatan proporsional jumlah predator baik terestrial maupun aquatik.

Meta analisis lebih dari 1.000 penelitian sebelumnya dengan 1.500 lokasi di seluruh dunia melihat skala cukup besar yang menyarankan tingkat organisasi ekologi aneh.

Perbandingan karnivora dan herbivora di ekosistem berbeda di Afrika seperti Serengeti dan Kalahari menunjuk pola konsisten bahwa jumlah predator tidak meningkat pesat seiring pengingkatan mangsa.

Ian Hatton, biolog McGill University, dan rekan terkejut sehingga melanjutkan untuk melihat di Asia Tenggara dan Amerika Utara dengan ekosistem padang rumput, hutan, danau dan lautan dengan hasil sama.

"Bahkan zooplankton yang memakan fitoplankton menunjuk pola struktural yang sama," kata Hatton.
The predator-prey power law: Biomass scaling across terrestrial and aquatic biomes

Ian A. Hatton, Kevin S. McCann, John M. Fryxell, T. Jonathan Davies, Matteo Smerlak, Anthony R. E. Sinclair, Michel Loreau

Science, 4 September 2015, DOI:10.1126/science.aac6284
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment