Monday, August 10, 2015

Bentuk Pupil Respon Kekuatan Predator dan Mangsa

Penelitian ~ Kekuatan pupil di dalam bentuknya. Pupil vertikal dan horisontal memberi celah visual untuk masing-masing predator dan mangsa.

Sementara mata adalah jendela jiwa, laporan baru menunjuk pupil juga bisa mengungkapkan apakah Anda pemburu atau diburu bahwa bentuk pupil terkait jabatan dalam jejaring ekologi.

Pandangan kabur adalah alasan untuk mengunjungi dokter mata, tapi ketidakjelasan visual mungkin benar-benar membantu beberapa hewan menangkap makan malam.

Niche ekologi melahirkan prediktor kuat dari bentuk pupil garis vertikal menghadap depan sebagai penyergap aktif siang dan malam. Predator mengendap-endap mengukur triangulasi jarak dekat ke objek.

Kucing, rubah dan banyak predator lain sigap menyergap mangsa memiliki pupil vertikal. Melalui celah sempit, benda vertikal mengukur jarak dengan tajam menuju satu titik.

Bagi predator semua lingkungan sekitar adalah lukisan blur yang tidak penting untuk dilihat selain objek mangsa itu sendiri yang tampak sangat jelas dalam fokus target.

Kuda dan rusa memiliki pupil horisontal, persegi panjang daripada garis vertikal. Bentuk horisontal lebih cepat mengatur fokus ketika mendeteksi objek mulai bergerak dengan cepat di kejauhan.

Herbivora menempatkan kedua mata di sisi dan kanan tengkorak yang membantu menyisisr setiap gerakan predator dalam panorama luas segala arah dan perisai cahaya yang menyilaukan.

Ketika hewan-hewan merumput mendeteksi mangsa, mereka meletakkan kepala turun, mata berputar untuk menjaga keselarasan pupil horizontal dengan bidang tanah datar.

Naskah klasik almarhum Gordon Walls tahun 1942 mengemukakan teori berlaku umum bahwa pupil vertikal memungkinkan otot berbeda dan rentang lebih besar untuk jumlah cahaya yang masuk ke mata.

Tapi teori ini mendapat peringatan karena banyak burung memiliki pupil melingkar yang terkait dengan pemburu aktif atau hewan yang mengejar mangsanya di udara.

"Untuk spesies aktif siang dan malam seperti kucing, celah pupil memberi rentang dinamis melihat dalam cahaya redup tapi tidak silau siang hari," kata Martin Banks, neurosaintis University of California Berkeley.

"Namun, hipotesis ini tidak menjelaskan mengapa bentuk pupil vertikal atau horisontal. Mengapa kita tidak melihat celah diagonal? Laporan kami adalah usaha pertama menjelaskan bahwa orientasi penting," kata Banks.

Para ilmuwan tidak berpikir pupil vertikal membantu kedalaman persepsi. Tapi pupil persegi panjang mungkin memiliki keuntungan tersendiri. Evolusi adalah kompleks dan hipotesis bentuk pupil hanya satu aspek.

"Ada beberapa kekuatan yang mendorong mata untuk beervolusi dalam berbagai cara," kata Banks.




Why do animal eyes have pupils of different shapes?

Martin S. Banks1,2 et al.
  1. Vision Science Graduate Program, University of California, Berkeley, Berkeley, CA 94720, USA.
  2. School of Optometry, University of California, Berkeley, Berkeley, CA 94720, USA.
Science Advances, 07 Aug 2015, DOI:10.1126/sciadv.1500391
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment