Monday, August 3, 2015

Lompatan Neptunus Dari Kernel Sabuk Kuiper

Penelitian ~ Sentakan mendadak Neptunus menjelaskan cincin aneh di Sabuk Kuiper. Miliaran tahun lalu Neptunus membuat satu lompatan raksasa yang memisahkan dari kodratnya.

Sabuk Kuiper adalah kumpulan planetesimal es yang duduk di luar Neptunus. Neptunus melompat meninggalkan ikatan erat kelompok inti benda es disebut kernel Sabuk Kuiper 6,5 miliar kilometer dari Matahari.

Para astronom menghitung triliunan anggota Sabuk Kuiper termasuk planet kerdil seperti Pluto sisa-sisa proses konstruksi Tata Surya lebih dari 4 miliar tahun lalu yang hampir tidak berubah sejak itu.

Sebagian besar penduduk Sabuk Kuiper tersebar jauh di atas dan di bawah bidang rapi para planet gagal. Tidak ada yang tahu mengapa anggota inti Sabuk Kuiper tetap terikat erat satu sama lain.

Sekarang David Nesvorny, astronom Southwest Research Institute di Boulder, Colorado, membangun simulasi yang menggulang sejarah Tata Surya untuk melihat tahun formatif kernel.

Kernel memulai kehidupan dalam cengkeraman gravitasi Neptunus, tapi lebih jauh dari Matahari. Neptunus perlahan berjalan ke luar dan mendorong benda-benda es.


Tapi ketika mencapai 4,2 miliar kilometer dari Matahari, Neptunus mengeser orbit tiba-tiba, mungkin karena pertemuan dekat dengan planet lain. Kernel goyah dan Neptunus lolos persis di mana mereka berada saat itu.

Belajar lebih banyak tentang komposisi Sabuk Kuiper dan bagaimana didistribusikan dapat membantu astronom memahami masa bayi dan bagaimana Tata Surya menjadi matang.

Misi NASA New Horizons yang terbang melewati Pluto bulan lalu dan pertama kali mengirim data gambar close-up planet kerdil dapat membantu menjabarkan rincian yang selama ini tidak tersingkap.

"Sabuk Kuiper adalah petunjuk sempurna untuk memahami bagaimana Tata Surya berkembang sejak terbentuk," kata Nesvorny.
Jumping Neptune Can Explain the Kuiper Belt Kernel

David Nesvorny

arXiv, Submitted on 19 Jun 2015, arXiv:1506.06019
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment