Wednesday, August 12, 2015

Filmisasi Tindakan Neuron Drosophila melanogaster

Penelitian ~ Otak lalat buah difilmkan dalam aksi hidup, video aktivitas saraf di otak dan sistem saraf pusat larva menandai langkah pencitraan ikan zebra dan langkah embrio tikus.

Pertama kalinya para ilmuwan menerangi jalur seluruh sistem saraf pusat dan itu semua dalam 3D. Para peneliti membuat video yang memungkinkan visualisasi tembakan neuron larva lalat buah Drosophila melanogaster.

Derak aktivitas saraf memungkinkan adegan dalam larva D. melanogaster merangkak mundur, kilas balik otak dan gelombang melalui sistem saraf dari atas tubuh kecil larva ke bawah.

Koneksi seluruh sistem saraf berpindah, beringsut kembali dan sebagainya seperti jeruk merah mengalir ke atas dan ke bawah pusat punggung dengan neon berkedip dan menyelinap bersama-sama.

Ketika larva bergerak ke depan, gelombang mengalir ke arah lain. Video merekam hampir pada level resolusi neuron tunggal bahwa teknik baru filmisasi aktivitas saraf di seluruh organisme sudah tersedia.

Para peneliti memodifikasi genetik neuron sehingga setiap sel berfluoresensi ketika api dipatik, mereka kemudian menggunakan mikroskop inovatif melibatkan lembar tembakan cahaya ke otak untuk merekam aktivitas.

Pada tahun 2013 para peneliti menghasilkan video aktivitas saraf di otak transparan larva ikan zebra. Pekan lalu mereka melaporkan larva alat buah yang dipeta dalam film terbaru lebih rumit.

Tidak seperti ikan zebra, sistem saraf lalat buah tidak transparan. Video baru menunjuk aktivitas saraf tidak hanya di otak, tapi seluruh sistem saraf setara sumsum tulang belakang mamalia.

Para peneliti melucuti central nervous system (CNS) untuk memeriksa hingga 1 jam setelah penghapusan. SSP terus spontan menyulut api dalam pola koordinasi aktivitas yang melandasi perilaku.

Untuk melihat tembakan gelombang neon neuron, tim peneliti dimodifikasi mikroskop untuk melihat spesimen dari 2 sisi secara bersamaan untuk merekonstruksi sebagian besar aktivitas saraf lemah.

Untuk menghasilkan film tingkat pencitraan harus ditingkatkan 25 kali lipat dan upgrade komputasi untuk memproses dan menganalisa terabyte informasi setiap percobaan. Agenda selanjutnya adalah mencitrakan embrio tikus.




Whole-central nervous system functional imaging in larval Drosophila

William C. Lemon1 et al.
  1. Howard Hughes Medical Institute, Janelia Research Campus, 19700 Helix Drive, Ashburn, Virginia 20147, USA
Nature Communications, 11 August 2015, DOI:10.1038/ncomms8924
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment