Skip to main content

Logam Berat Rentetan Kepunahan Massal Paleozoikum

Penelitian ~ Plankton cacat adalah tanda-tanda hukuman kehidupan laut. Fosil mikrometer mencatat pencemaran logam berat yang menyelenggaran rentetan kepunahan massal.

Beberapa acara kepunahan massal Paleozoikum selama periode Ordovician dan Silur 485-420 juta tahun lalu mengubur evolusi kehidupan planet Bumi. Satu-dua pukulan sekejap cukup menghapus 85 persen spesies laut.

Fosil plankton selebar 100 mikrometer menanggung konsentrasi tinggi timah, besi dan arsenik. Kimia logam berat yang sama setimpal cacat morfologis jika dampak ditanggung manusia hari ini.

Sebuah tim menunjuk penyebaran deplesi oksigen dan logam beracun kontributor peristiwa kepunahan massal di laut kuno bukan mantra glasial seperti yang diteorikan sebelumnya.

"Saat normal, kondisi oksik logam mengendap dan tetap tersimpan dalam sedimen laut. Ini faktor signifikan selama peristiwa," kata Thijs Vandenbroucke, paleontolog Ghent University di Belgia.

Racun logam menyebabkan respon teratologikal organisme modern yang rutin sebagai proxy untuk menilai kontaminasi logam. Demikian pula Vandenbroucke dan tim menggunakan forensik plankton untuk palaeokimia laut.

"Kami juga mengamati pola sangat mirip untuk banyak peristiwa Ordovician-Silurian lainnya termasuk Hirnantian. Anoksia dan logam menjadi indikator semua peristiwa ini," kata Vandenbroucke.
Metal-induced malformations in early Palaeozoic plankton are harbingers of mass extinction

Thijs R. A. Vandenbroucke et al.

Nature Communications, 25 August 2015, DOI:10.1038/ncomms8966

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…