Wednesday, August 26, 2015

Logam Berat Rentetan Kepunahan Massal Paleozoikum

Penelitian ~ Plankton cacat adalah tanda-tanda hukuman kehidupan laut. Fosil mikrometer mencatat pencemaran logam berat yang menyelenggaran rentetan kepunahan massal.

Beberapa acara kepunahan massal Paleozoikum selama periode Ordovician dan Silur 485-420 juta tahun lalu mengubur evolusi kehidupan planet Bumi. Satu-dua pukulan sekejap cukup menghapus 85 persen spesies laut.

Fosil plankton selebar 100 mikrometer menanggung konsentrasi tinggi timah, besi dan arsenik. Kimia logam berat yang sama setimpal cacat morfologis jika dampak ditanggung manusia hari ini.

Sebuah tim menunjuk penyebaran deplesi oksigen dan logam beracun kontributor peristiwa kepunahan massal di laut kuno bukan mantra glasial seperti yang diteorikan sebelumnya.

"Saat normal, kondisi oksik logam mengendap dan tetap tersimpan dalam sedimen laut. Ini faktor signifikan selama peristiwa," kata Thijs Vandenbroucke, paleontolog Ghent University di Belgia.

Racun logam menyebabkan respon teratologikal organisme modern yang rutin sebagai proxy untuk menilai kontaminasi logam. Demikian pula Vandenbroucke dan tim menggunakan forensik plankton untuk palaeokimia laut.

"Kami juga mengamati pola sangat mirip untuk banyak peristiwa Ordovician-Silurian lainnya termasuk Hirnantian. Anoksia dan logam menjadi indikator semua peristiwa ini," kata Vandenbroucke.
Metal-induced malformations in early Palaeozoic plankton are harbingers of mass extinction

Thijs R. A. Vandenbroucke et al.

Nature Communications, 25 August 2015, DOI:10.1038/ncomms8966
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment