Monday, August 24, 2015

Dampak Meteorit Memasak Sup Promordial DNA

Penelitian ~ Dampak meteorit menganugerahi lautan kuno blok bangunan kehidupan. Reaksi kimia meniup roh ke tubuh-tubuh mati di seluruh ruang angkasa.

Pukulan asteroid meledak di permukaan planet menghujani sup primordial dalam lautan blok cahaya. Tungku mendidih memasak apa pun, material menghadiahi pondasi huruf-hurup kimia genetika.

Ketika partikel bertabrakan, senyawa pecah menjadi komposisi lebih mendasar atau mengarah pada pembentukan partikel baru. Dampak meteorit mencubit asam sederhana dan membentuk blok bangunan kehidupan.

Para ilmuwan mengetuk asam dan protein yang penting untuk konstruksi DNA terbentuk. Entah bagaimana para peselancar ruang angkasa mengirim satu-satu benih di permukaan bola-bola melayang.

Semua informasi genetik kehidupan modern disimpan dalam DNA sebagai urutan basis nucleus dan pembentukan basis nucleus dari senyawa anorganik yang tersedia di awal Bumi lebih dari tumpukan jerami.

Meteorit menghantam Bumi dan memicu kehidupan bukanlah teori baru, tapi sebuah tim benar-benar menciptakan simulasi yang menunjuk blok bangunan DNA bisa terbentuk dari dampak seperti itu.

Pada tahun 2009 eksperimen menggunakan simulasi karbon amorf padat dampak meteorit menyusun pembentukan glisin yang paling sederhana dan terkecil di antara 20 asam amino dalam protein.

Kali ini tim yang sama hanya mengubah sumber karbon dengan asam bikarbonat ketika meteorit memukul lautan purba dan menghasilkan sejumlah materi kimia dan asam amino dari senyawa organik.

Credit: Yoshihiro Furukawa

"Laporan kami sebelumnya menunjuk pembentukan glisin, karbon amorf padat sebagai sumber karbon," kata Yoshihiro Furukawa, geokimiawan Tohoku University.

Spesies paling berlimpah dalam karbon lautan awal serta hamburan debu pasca dampak yang melarutkan bikarbonat dalam kondisi atmosfer yang kaya karbon dioksida.

Tes dampak hipervelositas pistol propelan 1 kilometer per detik menghasilkan reaksi induksi yang menganugerahi Bumi dengan kekayaan blok bangunan kehidupan prebiotik.

Nukleobasa sitosin dan urasil, berbagai asam amino proteinogenik seperti glisin, serin, alanin, asam glutamat, asam aspartat, valin, leusin, isoleusin dan prolin mengubah lautan kuno menjadi waduk genetika.

"Temuan ini memperluas kemungkinan reaksi dampak yang menghasilkan berbagai blok bangunan untuk kehidupan di Bumi dalam jumlah besar melalui karbon terestrial," kata Furukawa.

"Reaksi dampak menghasilkan organik dalam tubuh luar Bumi yang tertutup lautan atau es yang mengandung amonia dan bikarbonat adalah model genetik di planet dan komet lainnya," kata Furukawa.

Tetapi ada skeptisme mendalilkan sup primordial tanpa membahas konsentrasi yang cukup molekul organik untuk mendorong abiogenesis. Para ilmuwan harus menunjukkan skenario lebih baik dengan hipotesis alternatif.
Nucleobase and amino acid formation through impacts of meteorites on the early ocean

Yoshihiro Furukawa

Earth and Planetary Science Letters, 16 August 2015, DOI:10.1016/j.epsl.2015.07.049
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment