Friday, August 21, 2015

Varian Genetik IRX3 dan IRX5 Penyebab Obesitas

Penelitian ~ Sebuah gen penyebab obesitas bekerja secara tidak langsung, varian genetik menentukan apakah kalori dibakar atau disimpan sebagai lemak.

Para peneliti menemukan saklar genetik yang memerintahkan seseorang membakar kalori ekstra atau menyimpannya sebagai timbunan lemak bahwa orang-orang dengan berat badan lebih memiliki gen penimbun lemak.

Sebuah tim bermain-main dengan mengedit genetik untuk memicu pembakaran lemak menjadi energi dan dengan demikian menurunkan predisposisi warga dengan obesitas yang semakin hari tak terkendali.

Tidak semua lemak sama, manusia membawa beberapa jenis berbeda. Lemak putih tercipta untuk disimpan, sedangkan lemak coklat tercipta untuk dibakar yang menghasilkan panas.

Para peneliti menyadari solusi elegan mengatasi obesitas dengan mengubah lemak putih menjadi coklat, tapi tidak mudah. Sekarang sebuah tim menunjukkan cara lebih mudah dengan sedikit cubitan genetik.

Saklar genetik FTO yang ditemukan pada tahun 2007 adalah satu-satunya gen definitif terkait obesitas. Laporan sebelumnya menunjuk bahwa FTO bekerja di level otak dan driver nafsu makan.

Pekan ini Manolis Kellis, biolog komputer Massachusetts Institute of Technology, dan rekan menemukan FTO mengaktifkan 2 gen lainnya yaitu IRX3 dan IRX5 yang memerintahkan sel menyimpan energi.

"Ada dogma bahwa semua tergantung selera dan olahraga, bahwa berat badan adalah pilihan dan ditentukan otak. Kami melihat sel-sel lemak berperan kuat atas semua ini dan independen dari hipotalamus," kata Kellis.

Ketika tim menonaktifkan gen IRX pada tikus yang diberi diet tinggi lemak, mereka menolak penimbunan. Sedangkan tikus dengan gen IRX aktif menambah berat badan 15 persen.

Pada orang-orang dengan berat badan normal kedua gen mati sehingga sel-sel membakar lemak menjadi energi. Kellis mampu mengedit gen untuk menyesuaikan fungsi produksi lemak putih atau coklat.

Setelah gen IRX3 dan IRX5 tidak aktif, sel-sel lemak terbakar menjadi energi sepanjang waktu terlepas dari berapa banyak porsi makan tikus, tidur dan berolahraga.

Terapi gen yang mengubah sel-sel lemak sehingga terbakar dan bukannya menyimpan energi dimungkinkan menggunakan pil yang mematikan atau membalikkan aktivitas gen IRX.

Sekitar 40 persen orang Eropa dan 42 persen orang Asia Tenggara membawa varian genetik risiko obesitas, sedangkan Afrika hanya 5 persen. Tapi setiap manusia di planet Bumi memiliki sirkuit genetik.

"Ini rahasia dibalik obesitas dan kita akan melakukan segalanya," kata Kellis.
FTO Obesity Variant Circuitry and Adipocyte Browning in Humans

Melina Claussnitzer et al.

New England Journal of Medicine, August 19, 2015, DOI:10.1056/NEJMoa1502214
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment