Friday, July 31, 2015

Zircon Jack Hills Dating Medan Magnet Bumi Awal

Penelitian ~ Kristal kuno tanda tangan medan magnet Bumi aktif pertama kali. Sebuah dinamo awal memberi perisai terhadap angin Matahari yang membantu starter kehidupan.

Melihat kembali sejarah awal Bumi tidak mudah. Sekira 4,5 miliar tahun lalu permukaan planet terus berubah dan lembar pertama cerita Bumi tetap kosong. Para ilmuwan hanya memiliki bab 19 dan 20 dari 20 bab kitab Bumi.

Magnet menjaga atmosfer planet dari angin Matahari. Mars juga memiliki medan magnet setidaknya 4 miliar tahun lalu, tetapi planet merah entah bagaimana kehilangan atmosfer dan menjadi dunia tandus.

Tapi Bumi berkembang menjadi sarang hidup. Medan magnet kuno mencegah terpaan angin Surya yang melucuti atmosfer dan memungkinkan mineral menyediakan tempat ramah evolusi organisme.

"Perbandingan antara Bumi dan Mars benar-benar mencolok," kata John Tarduno, geofisikawan University of Rochester di New York.

Laporan baru mengumpulkan garis-garis medan magnet Bumi yang membeku menjadi kristal zirkon hingga kembali 4,2 miliar tahun lalu yang menawarkan sekilas planet mempertahankan atmosfer.

Credit: Michael Osadciw/University of Rochester

Tarduno dan rekan sebelumnya menemukan bukti dating 3,45 miliar tahun Afrika Selatan. Sekarang mereka pergi ke Jack Hills di Australia Barat yang terkenal dengan kristal zirkon berdating 4 miliar tahun, batu pertama di planet Bumi.

Tarduno menggunakan magnetometer resolusi tinggi untuk mengukur sinyal samar magnetik mineral tanah yang terperangkap dalam 25 zircon. Sinyal-sinyal berkekuatan searah medan magnet Bumi ketika kristal terbentuk.

Zircon Jack Hills menunjuk angka sejak 4 miliar tahun lalu berfluktuasi dalam kekuatan sama dengan hari ini sekitar 25 microteslas. Dua zircon paling kuno datang 4,2 miliar tahun lalu.

Kehadiran medan magnet kuno juga memungkinkan lempeng tektonik beroperasi lebih dari 4 miliar tahun lalu. Para geolog telah lama berperdebat kapan dan bagaimana planet primordial mengkonveksi panas dan lempeng kerak.
A Hadean to Paleoarchean geodynamo recorded by single zircon crystals

John A. Tarduno1,2 et al.
  1. Department of Earth and Environmental Sciences, University of Rochester, Rochester, NY 14627, USA.
  2. Department of Physics and Astronomy, University of Rochester, Rochester, NY 14627, USA.
Science, 31 July 2015, DOI:10.1126/science.aaa9114
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment