Tuesday, July 14, 2015

Senjata Kimia Jamur Kafan Beauveria bassiana

Credit: Stefan Jaronski
Penelitian ~ Jamur menyelenggaran perang kimia dan merobohkan serangga dengan ledakan spora tepung berantai. Cendawan Beauveria bassiana adalah agen pembunuh sejumlah mangsa.

Jamur B. bassiana dengan gudang besar senjata kimia meninggalkan mayat berbalut kain kafan. Seperti pembunuh terlatih dengan cepat bergerak dari satu korban ke korban berikutnya.

"Jika dalam jarak 6 sampai 8 kaki, mereka segera menuju Anda sebagai giliran," kata Nemat Keyhani, biokimiawan University of Florida di Gainesville.

Resep enzim menyusup lebih dari 700 spesies arthropoda di seluruh dunia. Setelah masuk ke tubuh, jamur merayakan makhluk terkutuk dengan trik yang tidak dipahami literatur.

Ketika selesai pesta di hemolymph selama beberapa hari, B. bassiana melancarkan senyawa anti-mikroba ke seluruh tubuh korban untuk memastikan bersih dari pemulung lain.

Kenyang makan, spora meledak dari retakan bangkai dan dengan sedikit keberuntangan di tanah mengapai target korban berikutnya. Scene pembantaian yang sempurna.

Para peneliti telah mencoba melatih jamur pembunuh untuk menghabisi hama seperti semut, kutu busuk, nyamuk dan bug. Peneliti lain seperti Keyhani fokus tentang senjata kimia cendawan.
Tenebrionid secretions and a fungal benzoquinone oxidoreductase form competing components of an arms race between a host and pathogen

Nicolás Pedrini1 et al.
  1. Instituto de Investigaciones Bioquímicas de La Plata (Centra Cientifico Technologia La Plata Consejo Nacional de Investigaciones Científicas y Técnicas-Universidad Nacional de La Plata), Facultad de Ciencias Médicas, La Plata 1900, Argentina
Proceedings of the National Academy of Sciences, June 8, 2015, DOI:10.1073/pnas.1504552112
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment