Saturday, July 11, 2015

Nyamuk Modifikasi Genetik Bombardir Demam Berdarah

Credit: Muhammad Mahdi Karim
Penelitian ~ Nyamuk modifikasi bormbardir macan loreng di kota Brasil. Serangga pembunuh telah dilancarkan, jutaan nyamuk Genetically Modified (GM) dilepas dalam pertempuran melawan demam berdarah.

Nyamuk GM semua laki-laki dan ketika kawin dengan betina asli mewariskan gen yang menyebabkan larva mati. Rencananya GM harus melebihi jumlah laki-laki asli sehingga menggerus transmiter dengue dan Chikungunya.

Nyamuk GM dproduksi biotek Oxitec Ltd berbasis di Abingdon, Inggris, dan pabrik budidaya massal di Campinas, Brazil. Oxitec mengantongi izin komersil dan melepaskan di mana saja di Brasil.

"Mereka meminta kami mengambil lingkungan terburuk untuk membuktikan kerjanya," kata Hadyn Parry, kepala eksekutif Oxitec.

Sejak April lalu 6 juta GM telah dilepas di pinggiran Piracicaba, wilayah Brasil terbanyak Aedes aegypti. Oxitec juga menunggu izin Food and Drug Administration (FDA) untuk uji coba di Key Haven di Florida Keys.

Nyamuk GM juga membawa gen yang membuat larva bersinar merah di bawah ultraviolet sehingga mudah dilihat mata para peneliti di mana nyamuk betina bertelur dan menghitung proporsi larva merah dibanding asli.

Bagaimanapun modifikasi genetik jauh lebih ideal dibanding racun serangga. Batas teoritis waktu 6 bulan nyamuk GM harus mengurangi 95 persen nyamuk asli, sedangkan kemampuan insektisida tidak lebih dari 50 persen.
Suppression of a Field Population of Aedes aegypti in Brazil by Sustained Release of Transgenic Male Mosquitoes

Danilo O. Carvalho1,2 et al.
  1. Oxitec Ltd, Abingdon, Oxfordshire, United Kingdom
  2. Departamento de Parasitologia, Instituto de Ciências Biomédicas, Universidade de São Paulo, São Paulo, Brasil
PLoS Neglected Tropical Diseases, July 2, 2015, DOI:10.1371/journal.pntd.0003864
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment