Skip to main content

Lubang Hitam Supermasif Memompa Galaksi CID-947

Credit: Michael S. Helfenbein
Penelitian ~ Lubang hitam supermasif mengintai di galaksi ringan, setan raksasa jalang tumbuh sangat pesat tetapi tidak menekan kelahiran bintang dalam cara yang biasa.

Sebuah lubang hitam 7 miliar kali massa Matahari bersembunyi dalam galaksi yang relatif ringan. Galaksi CID-947 medium mengandung raksasa gelap seperdelapan massa semua bintang.

Galaksi ringan di konstelasi Sextans membutuhkan waktu 11,8 miliar tahun bagi cahaya untuk mencapai Bumi menaggung lubang hitam yang seharusnya menarik semua massa hanya 2 miliar tahun setelah Big Bang.

Sebuah hipotesis lubang hitam supermasif dan galaksi berevolusi sebaris. Untuk CID-947 dan galaksi serupa akhirnya menjadi cukup besar, lubang hitam di pusat datang pertama dan galaksi perlahan-lahan terbentuk di sekitarnya.

Benny Trakhtenbrot, astrofisikawan ETH Zurich di Swiss, dan rekan membongkar lubang hitam dengan mengukur seberapa cepat gravitasi mengaduk gas di sekitar pusat CID-947.

Kebanyakan galaksi termasuk Bima Sakti memiliki lubang hitam di pusat memegang jutaan hingga miliaran kali massa Matahari bahwa pertumbuhan lubang hitam membatasi penciptaan bintang.

CID-947 bergolak mencetak 400 bintang baru per tahun. Beberapa teori menunjuk lubang hitam tumbuh pesat mengeluarkan ledakan energi yang menekan pembentukan bintang di seluruh galaksi.

Laporan Trakhtenbrot dan kolega bertentangan dengan sebagian besar pengamatan tentang lubang hitam dengan gravitasi luar biasa adalah neraka yang menelan apa pun bahkan cahaya.

"Pengukuran sesuai massa galaksi yang khas. Oleh karena itu kami memiliki lubang hitam raksasa di dalam galaksi dengan ukuran normal," kata Trakhtenbrot

Bintang terus terbentuk dan galaksi terus tumbuh. CID-947 menjadi pelopor paling ekstrim seperti galaksi NGC 1277 di konstelasi Perseus 220 juta tahun cahaya dari Bima Sakti.
An over-massive black hole in a typical star-forming galaxy, 2 billion years after the Big Bang

Benny Trakhtenbrot1 et al.
  1. Department of Physics, Institute for Astronomy, ETH Zurich, Wolfgang-Pauli-Strasse 27, Zurich 8093, Switzerland.
Science, 10 July 2015, DOI:10.1126/science.aaa4506

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…