Skip to main content

Cacing Pipih Macrostomum hystrix Suntik Sperma Sendiri

Credit: Ramm SA, Schlatter A, Poirier M, Schärer L
Penelitian ~ Ketika putus asa dalam hidup kesepian, cacing pipih Macrostomum hystrix menyuntikkan sperma ke kepala sendiri sebagai kanibalisme pasca-coital hermaprodit.

Ada banyak cara yang mengejutkan dalam kehidupan seks. Tapi pada hari Rabu lalu biolog melaporkan telah menyaksikan perilaku cacing flat menusukkan jarum sebagai penis ke kepala sendiri.

Teori mengusulkan evolusi metode konvensional untuk berkembang biak di bawah kondisi kelangkaan jodoh. M. hystrix transparan panjang 1 mm hidup di air adalah hermaprodit dengan 2 organ reproduksi laki-laki dan perempuan.

Biasanya mereka bertukar sperma dengan pasangan lain jenis menggunakan tonjolan seperti jarum disebut stylet yang menembus membran tubuh luar mitra dalam metode robekan.

"Bagi kita terdengar mengerikan, tetapi mereka memiliki alternatif daripada tidak sama sekali, jadi ini pilihan terbaik dari situasi buruk," kata Steven Ramm, biolog Bielefeld University di Jerman.

Ramm dan rekan mengamati di piring petri laboratorium. Ketika mitra seks langka, M. hystrix dapat mengubah stylet yang terletak di bagian ekor untuk menusuk diri mereka sendiri.

Ketegaran hidup dalam tekanan untuk mengabadikan gen, tapi mengapa harus di kepala mungkin satu-satunya tempat yang dapat dicapai. Kendala anatomis merespon evolusi situs injeksi autosperm ke daerah ini.
Hypodermic self-insemination as a reproductive assurance strategy

Steven A. Ramm1,2 et al.
  1. Evolutionary Biology, Zoological Institute, University of Basel, Basel 4051, Switzerland
  2. Evolutionary Biology, Bielefeld University, Bielefeld 33615, Germany
Proceedings of the Royal Society B, 1 July 2015, DOI:10.1098/rspb.2015.0660

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…