Friday, June 12, 2015

Kilau Supernova SN 1987A Mulai Meredup

Credit: ALMA (ESO/NAOJ/NRAO)/A. Angelich/NASA/ESA
Laporan Peneltian ~ Supernova paling berharga bagi para astronom mulai memudar dari pandangan. Kenikmatan ledakan favorit SN 1987A mulai kehilangan kilau.

Pertama kali muncul pada tahun 1987 menjadi permata penghargaan kepada para astronom karena duduk cukup dekat dengan Bumi yang membolehkan menyelidiki secara rinci.

Nyala gelombang kejut ditendang keluar oleh bintang asli sebelum meledak. Sekitar 15 tahun lalu tabrakan 30 gumpalan material padat berdering di lokasi ledakan.

Tempat kejadian bersinar seperti kalung mutiara, tetapi juga menghancurkan. Claes Fransson, astronom Stockholm University di Sweden, membuka citra Hubble Space Telescope dan Very Large Telescope di Atacama, Chili.


Data antara tahun 1994 hingga 2014 memberi montase mutiara di sepanjang cincin SN 1987A mulai memudar yang berarti gelombang kejut telah melewati batas onset. Cincin harus lenyap antara tahun 2020 hingga 2030.

Tapi bukan akhir bagi SN 1987A. Titik terang yang tersebar di luar ring menunjukkan supernova menerangi materi sebelumnya tak terlihat. Rumpun bisa mengungkap lebih lanjut asal-usul ledakan.
The Destruction of the Circumstellar Ring of SN 1987A

Claes Fransson, Josefin Larsson, Katia Migotto, Dominic Pesce, Peter Challis, Roger A. Chevalier, Kevin France, Robert P. Kirshner, Bruno Leibundgut, Peter Lundqvist, Richard McCray, Jason Spyromilio, Francesco Taddia, Anders Jerkstrand, Seppo Mattila, Nathan Smith, Jesper Sollerman, J. Craig Wheeler, Arlin Crotts, Peter Garnavich, Kevin Heng, Stephen S. Lawrence, Nino Panagia, Chun S. J. Pun, George Sonneborn, Ben Sugerman

arXiv, Submitted on 25 May 2015, arXiv:1505.06669
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment