Wednesday, June 10, 2015

Jejak Darah Dalam Fosil Dinosaurus Dating 75 Juta Tahun

Credit: Sergio Bertazzo et al.
Laporan Penelitian ~ Jejak darah dan jaringan lunak dino ditemukan bahkan di tulang sampah, laporan baru memberi para ilmuwan tempat-tempat baru untuk mencari petunjuk evolusi darah hangat.

Ketika datang untuk mencari darah dinosaurus setiap tulang dino sudah bisa melakukannya. Para peneliti menemukan petunjuk sidik jari darah dan kolagen dalam gado-gado tulang dinosaurus.

Sel darah diekstrak dari fosil Jurassic berdating 75 juta tahun tidak mungkin mengandung DNA tapi jaringan lunak dan molekul bisa membantu memahami lebih banyak tentang fisiologi dan perilaku dinosaurus.

Sejauh ini jaringan daging hanya ditemukan pada fosil yag terbaring dalam es atau dalam lingkungan kering bebas mikroba. Sekarang sinar ion terfokus memberi petunjuk mineral tulang dalam fosil yang buruk.

Jika jaringan lunak masih bertahan di sebagian besar tulang, mungkin lebih mudah untuk menentukan kapan dinosaurus beralih dari makhluk berdarah dingin menjadi berdarah panas.



Fibres and cellular structures preserved in 75-million–year-old dinosaur specimens

Sergio Bertazzo1,2 et al.
  1. Department of Materials, Imperial College London, South Kensington Campus, London SW7 2AZ, UK
  2. Present address: Department of Medical Physics and Biomedical Engineering, University College London, Malet Place Engineering Building, London WC1E 6BT, UK
Nature Communications, 09 June 2015, DOI:10.1038/ncomms8352
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment