Saturday, June 6, 2015

Evolusi Konvergen Dinosaurus Regaliceratops peterhewsi

Credit: Julius T. Csotonyi/Royal Tyrrell Museum
Laporan Penelitian ~ Triceratops memperluas karagaman dino dengan evolusi konvergen. Spesies baru Regaliceratops peterhewsi berdiri di antara subfamili dinosaurus bertanduk chasmosaurine.

Regaliceratops peterhewsi kerabat dekat Triceratops panjang 5 meter dan berat 1,5 metrik ton epoch Late Cretaceous sekitar 68 juta tahun lalu menerima gelar agung khas mahkota reog di sekitar kepalanya.

Spesimen tengkorak hampir utuh adalah "Hellboy" terbaring di tebing curam di barat daya Alberta, Canada, yang digali tahun 2005. R. peterhewsi adalah chasmosaurine.

"Sebelum temuan ini kami memiliki hipotesis cukup baik yang dipahami dari variasi chasmosaurines," kata Caleb Brown, kurator Royal Tyrrell Museum of Palaeontology di Canada.

Sebagian besar dinosaurus tipe ini terutama tinggal di sekitar waktu yang sama dengan R. peterhewsi, memiliki tanduk mata panjang, tanduk hidung pendek dan frill panjang sederhana.

Tapi R. peterhewsi memiliki tanduk mata pendek dibandingkan tanduk hidung dan frill. Temuan menunjuk dinosaurus bertanduk memiliki variasi fisik lebih luas dari pemahaman para ilmuwan.

Credit: Royal Tyrrell Museum of Palaeontology
Bahkan, R. peterhewsi mirip anggota subfamili bertanduk berbeda yang punah 2 juta tahun sebelum epoch. Dino baru tampaknya mengalami evolusi fitur mandiri mirip pendahulunya dalam proses konvergen.

Kesamaan fisik dapat memberi pemahaman untuk kesamaan perilaku seperti gaya pertempuran. Pada mamalia modern, tanduk berbentuk sama cenderung terlibat dalam perilaku yang sama seperti untuk penguncian atau menyeruduk.

Menemukan keragaman tak terduga kelompok-kelompok dinosaurus menunjukkan berapa banyak tetap tidak diketahui. Masih banyak dinosaurus baru harus ditemukan.
A New Horned Dinosaur Reveals Convergent Evolution in Cranial Ornamentation in Ceratopsidae

Caleb M. Brown1 and Donald M. Henderson1
  1. Royal Tyrrell Museum of Palaeontology, Box 7500, Drumheller, AB T0J 0Y0, Canada
Current Biology, June 04, 2015, DOI:10.1016/j.cub.2015.04.041
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment