Langsung ke konten utama

Galaksi Paling Terang WISE J224607.57-052635.0

NASA/JPL-Caltech
Laporan Penelitian - Galaksi paling terang ditemukan, lubang hitam merebus debu kosmik menghasilkan kilau cahaya inframerah masa lalu rasi Aquarius yang menggambil 12,4 miliar tahun untuk mencapai Bumi.

Sebuah lubang hitam supermasif bersembunyi di core galaksi kekuatan suar kosmik. Tungku paling bercahaya meludah keluar ledakan jumlah emisi sebanyak 350 triliun kali Matahari.

Chao-Wei Tsai, astronom NASA Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, dan rekan menemukan galaksi saat menjelajahi data satelit WISE yang menghabiskan 1 tahun survei langit untuk apa pun yang bercahaya dalam inframerah.

Gelombang inframerah WISE J224607.57-052635.0 berasal dari debu yang dipanaskan oleh disk gas berputar di sekitar lubang hitam. Suhu tinggi dan selimut debu menggerakkan galaksi seperti molen penggiling semen.

"Kami melihat fase sangat intens evolusi galaksi. Cahaya menyilaukan mungkin dari percepatan pertumbuhan lubang hitam galaksi," kata Tsai.

Extremely Luminous Infrared Galaxies (ELIRGs) memiliki lubang hitam raksasa di perutnya. Menarik gas dan materi ke dalam disk sekitar, pemanasan disk menderu suhu jutaan derajat sehingga memproduksi energi tinggi.

Tekanan cahaya mendorong gas jauh, menciptakan batas seberapa cepat lubang hitam terus memintal materi. Jika lubang hitam tidak runtuh, secara teoritis gelembung melampau ukuran pada kecepatan ekstrim.
The Most Luminous Galaxies Discovered by WISE

Chao-Wei Tsai, Peter Eisenhardt, Jingwen Wu, Daniel Stern, Roberto Assef, Andrew Blain, Carrie Bridge, Dominic Benford, Roc Cutri, Roger Griffith, Thomas Jarrett, Carol Lonsdale, Frank Masci, Leonidas Moustakas, Sara Petty, Jack Sayers, S. Adam Stanford, Edward Wright, Lin Yan, David Leisawitz, Fengchuan Liu, Amy Mainzer, Ian McLean, Deborah Padgett, Michael Skrutskie, Christopher Gelino, Charles Beichman, Stéphanie Juneau

arXiv, last revised 8 Apr 2015, arXiv:1410.1751

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…