Skip to main content

Spesies Udang Karang Cherax (Astaconephrops) pulcher Dari Papua

Gambar: Christian Lukhaup
Laporan Penelitian - Spesies baru udang karang air tawar biru yang indah, Cherax (Astaconephrops) pulcher yang misterius dari desa Teminabuan di kepala burung Pulau Papua.

Spesies baru salah satu misteri perdagangan hewan akuarium, meskipun lobster berwarna-warni ini telah dijual sejak tahun 2000-an. Tidak ada yang yakin nama spesies atau dari mana asalnya.

Pemasok merahasiakan untuk menjaga bisnis mereka sehingga Christian Lukhaup, peneliti independen dari Jerman melakukan pekerjaan detektif sendiri untuk mencari asal-usul udang karang itu.

"Seperti penyelidikan dalam kasus kejahatan. Ini satu-satunya cara untuk mengetahui lebih lanjut," kata Lukhaup.

Ada beberapa petunjuk. Udang karang tampak seperti anggota Cherax, genus besar di New Guinea dan Australia. Beberapa pedagang mengaku dari bagian barat New Guinea di Indonesia.

Lukhaup menuju provinsi Papua Barat dan meminta bantuan orang-orang lokal jika mereka pernah melihatnya. Akhirnya, ia menemukan spesimen di sebuah sungai.

Tapi kekhawatir sudah menghadang bahwa perdagangan hewan segera berbondong-bodong ke lokasi habitat kecil tersebut dan menghapus sebelum para peneliti tahu banyak tentang Cherax pulcher.

Polusi dan populasi manusia berkembang cepat dan penduduk setempat juga menangkap udang karang untuk makanan yang menambah tekanan habitat. Udang karang salah satu kelompok hewan paling terancam di planet Bumi.

"Ketika orang mendeskripsi spesies terancam punah, mereka menunjuk panda, harimau dan paus, tapi sangat sedikit orang benar-benar menyadari bahwa 50 persen udang karang dunia sedang dalam kepunahan," kata Loughman.



Cherax (Astaconephrops) pulcher, a new species of freshwater crayfish (Crustacea, Decapoda, Parastacidae) from the Kepala Burung (Vogelkop) Peninsula, Irian Jaya (West Papua), Indonesia

Christian Lukhaup

ZooKeys, 04 May 2015, DOI:10.3897/zookeys.502.9800

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…