Monday, May 11, 2015

Ledakan Supernovae Tipe II Dalam Mode Miring

Laporan Penelitian - Ledakan Supernovae Tipe II dalam mode miring, pengamatan sisa-sisa Supernova (SN) 1987A menggunakan NASA Nuclear Spectroscopic Telescope Array (NuSTAR) membenarkan teori.

Sebuah tim membenarkan hipotesis yang menyatakan bahwa peristiwa Supernova Tipe II secara inheren asimetris, sebuah fenomena yang selama ini telah sulit untuk dibuktikan.

Sisa-sisa SN 1987A sekitar 166.000 tahun cahaya dan sisa cahaya mencapai pengamat pada tahun 1987. NuSTAR mendeteksi sidik jari energi unik Titanium-44, versi radioaktif titanium dihasilkan selama tahap awal Supernovae II.

Dunia Titanium-44 SN 1987A bergerak menjauhi pengamat dengan kecepatan 1,6 juta mph (2,6 juta km per jam). Material dilempar keluar dalam satu arah, sementara neutron dalam arah berlawanan.

"Titanium-44 diproduksi di jantung ledakan sehingga penggerak mesin bintang," kata Fiona Harrison, astrofisikawan California Institute of Technology di Pasadena.

"Titanium-44 tidak stabil. Ketika meluruh dan berubah menjadi kalsium, partikel ini memancarkan sinar gamma pada energi tertentu yang dapat dideteksi NuSTAR," kata Harrison.

Pada tahun 2014 para ilmuwan menciptakan rincian peta Titanium-44 sisa-sisa SN Cassiopeia A dan menemukan bukti ledakan asimetris, meskipun tidak besar dan serupa SN 1987A. Lopsidedness adalah akar Jenis Supernovae II.




44Ti gamma-ray emission lines from SN1987A reveal an asymmetric explosion

S. E. Boggs1 et al.
  1. Space Sciences Laboratory, University of California, Berkeley, CA 94720, USA
Science, 8 May 2015, DOI:10.1126/science.aaa2259
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment