Tuesday, May 19, 2015

Testoteron Setting Dominasi Hirarki Lemur Perempuan

Laporan Penelitian - Dominasi sosial perempuan Lemur Malagasi berkat sedikit testosteron, perempuan berperilaku lebih seperti laki-laki di kerajaan mamalia Eulemur.

Lemur Malagasi perempuan lebih agresif, mereka menggigit pasangan, merebut buah dari tangan, memukul kepala atau mengusir laki-laki dari tempat tidur utama.

Perempuan menandai batas-batas wilayah dan mendominasi hirarki sosial sebagai norma. Laki-laki sering tidak mengambil porsi bagian makanan sebelum perempuan kenyang mengisi perut.

"Jika lemur laki-laki menikmati sinar Matahari, perempuan cenderung mendorong ke samping dan merebut tempatnya," kata Joseph Petty, mahasiswa doktoral di Duke University.

Kebanyakan mamalia memberi jalan lebih untuk laki-laki. Perempuan lebih dominan dalam masyarakat hyena karena memiliki tubuh lebih besar dan lebih berat daripada laki-laki. Dominasi perempuan pada lemur tetap teka-teki.

Lemur perempuan tidak lebih besar dari laki-laki dan tidak memiliki tanduk atau taring lebih besar yang memberi keunggulan fisik. Perempuan memiliki kadar testosteron secara signifikan lebih rendah di seluruh panggung.

Tapi Petty dan rekan menemukan 6 spesies lemur yaitu Eulemur rubriventer, E. macaco flavifrons, E. coronatus, E. mongoz, E. fulvus collaris dan E. f. rufus memiliki kadar testosteron lebih tinggi dari laki-laki.

"Lemur memisahkan diri dari sisa pohon keluarga primata lebih dari 60 juta tahun lalu, tapi evolusi egaliter baru terjadi dalam 2 juta tahun terakhir," kata Petty.
Female rule in lemurs is ancestral and hormonally mediated

Joseph M. A. Petty1,2 & Christine M. Drea1,2,3
  1. University Program in Ecology, Duke University, Durham, NC 27708 USA
  2. Department of Evolutionary Anthropology, Duke University, Durham, NC 27708 USA
  3. Department of Biology, Duke University, Durham, NC 27708 USA
Scientific Reports, 07 May 2015, DOI:10.1038/srep09631
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment