Langsung ke konten utama

Genetik Nyeri Ditemukan, Pelakunya Gen PRDM12

Laporan Penelitian - Gen anti-nyeri telah ditemukan, pelakunya gen PRDM12. Jika dimodifikasi memblokir kemampuan merasakan nyeri bisa mengarah pada desain pengobatan baru untuk nyeri kronis.

Mutasi pada gen terkait hiaton membuat orang acuh tak acuh terhadap bahaya, modifikasi gen PRDM12 mencegah orang memiliki kemampuan untuk merasakan sakit yang berpotensi membuat cedera.

Dengan menganalisis DNA orang-orang yang tidak sensitif terhadap nyeri sejak lahir, sebuah tim membawa pulang regulator epigenetik. Mutasi PRDM12 memicu neuron sensorik yang melumpuhkan kemampuan histon.

"Kami sangat berharap gen baru ini menjadi kandidat pengembangan obat mengingat keberhasilan menargetkan kromatin regulator pada manusia," kata Ya-Chun Chen, genetikawan University of Cambridge di UK.

Dua gen lainnya, SCN9A dan SCN11A, sudah dikaitkan dengan ketidakpekaan bawaan untuk nyeri. Keduanya mengkode natrium. Chen dan rekan mengidentifikasi 10 mutasi berbeda dalam PRDM12 yang menghambat protein.
Transcriptional regulator PRDM12 is essential for human pain perception

Ya-Chun Chen1,2 et al.
  1. Department of Medical Genetics, University of Cambridge, Cambridge, UK.
  2. Cambridge Institute for Medical Research, University of Cambridge, Cambridge, UK.
Nature Genetics, 25 May 2015, DOI:10.1038/ng.3308

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…