Thursday, May 28, 2015

Genetik Nyeri Ditemukan, Pelakunya Gen PRDM12

Laporan Penelitian - Gen anti-nyeri telah ditemukan, pelakunya gen PRDM12. Jika dimodifikasi memblokir kemampuan merasakan nyeri bisa mengarah pada desain pengobatan baru untuk nyeri kronis.

Mutasi pada gen terkait hiaton membuat orang acuh tak acuh terhadap bahaya, modifikasi gen PRDM12 mencegah orang memiliki kemampuan untuk merasakan sakit yang berpotensi membuat cedera.

Dengan menganalisis DNA orang-orang yang tidak sensitif terhadap nyeri sejak lahir, sebuah tim membawa pulang regulator epigenetik. Mutasi PRDM12 memicu neuron sensorik yang melumpuhkan kemampuan histon.

"Kami sangat berharap gen baru ini menjadi kandidat pengembangan obat mengingat keberhasilan menargetkan kromatin regulator pada manusia," kata Ya-Chun Chen, genetikawan University of Cambridge di UK.

Dua gen lainnya, SCN9A dan SCN11A, sudah dikaitkan dengan ketidakpekaan bawaan untuk nyeri. Keduanya mengkode natrium. Chen dan rekan mengidentifikasi 10 mutasi berbeda dalam PRDM12 yang menghambat protein.
Transcriptional regulator PRDM12 is essential for human pain perception

Ya-Chun Chen1,2 et al.
  1. Department of Medical Genetics, University of Cambridge, Cambridge, UK.
  2. Cambridge Institute for Medical Research, University of Cambridge, Cambridge, UK.
Nature Genetics, 25 May 2015, DOI:10.1038/ng.3308
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment