Tuesday, April 28, 2015

Tubuh Tak Terlihat Mengurangi Kecemasan Sosial

LaporanPenelitian.com - Untuk mengurangi stres dan kecemasan dengan membuat diri Anda tak terlihat. Otak mengambil tubuh seperti yang dipersepsi.

Apa rasanya menjadi tidak terlihat? Pertanyaan ini telah menjadi tema sentral sastra klasik seperti mitos cincin Gyges dalam dialog Plato Republik dan novel The Invisible Man oleh HG Wells.

Teknologi invisibility cloaking tubuh manusia dimungkinkan dalam waktu dekat. Tapi masih belum diketahui bagaimana Panthom mempengaruhi persepsi tubuh dan mewujudkan kognisi.

Untuk membuat sensasi yang tak terlihat, para ilmuwan merancang lingkungan virtual yang menipu otak dengan menampilkan ruang kosong di mana tubuh berdiri.

Skenario berbeda-beda seperti berdiri di depan panggung dengan banyak penonton atau mendapat sodokan dengan kuas cat untuk melihat bagaimana mereka merespons.

Ilusi bekerja. Peserta juga memiliki detak jantung lebih rendah dan stres di depan orang lain berkurang ketika tidak terlihat. Temuan memberi wawasan ke dalam persepsi diri, tetapi sebelum pada level teknologi Jubah Gaib.
Illusory ownership of an invisible body reduces autonomic and subjective social anxiety responses

Arvid Guterstam1 et al.
  1. Department of Neuroscience, Karolinska Institutet, Retzius väg 8, SE-171 77 Stockholm, Sweden
Scientific Reports, 23 April 2015, DOI:10.1038/srep09831. Gambar 1: Staffan Larsson; Gambar 2: Arvid Guterstam et al.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment