Saturday, April 18, 2015

Kiamat Capitanian Masuk Daftar Enam Besar Kepunahan

LaporanPenelitian.com - Bumi mengalami bencana terburuk disebut "kepunahan lima besar". Sekarang kepunahan keenam yang sejajar kepuhanan dinosaurus harus masuk rangking.

Paleontolog berdebat kepunahan massal keenam yang memukul 260 juta tahun lalu di akhir umur geologi Capitanian layak menjadi anggota klub eksklusif kiamat Bumi.

Laporan baru memberi bukti kematian besar-besaran kehidupan di tempat yang sekarang Norwegia. Bukti sebelumnya kepunahan di perairan tropis yang berarti Capitanian adalah bencana global.

"Pertama kalinya kita mengatakan ini kepunahan global sejati," kata David Bond, paleontolog University of Hull di Inggris.

Acara Capitanian tepat 8 juta tahun sebelum kiamat Permian. Setara pukulan asteroid yang membunuh regim dinosaurus 66 juta tahun lalu, meskipun dengan korban lebih sedikit dan kurang menarik.

Paleontolog menemukan bukti fosil pertama peristiwa Capitanian pada awal tahun 1990 dalam formasi batuan di China. Kebanyakan foraminifera bersama banyak spesies Brachiopoda.

Tersangka utama satu set ledakan vulkanik kuno di China. Banjir basal panas merilis sejumlah besar sulfur dan karbon dioksida yang mendinginkan Bumi secara cepat diikuti pemanasan global panjang.

Gas mendorong pengasaman dan penipisan oksigen di lautan. Banyak ilmuwan berpikir ledakan besar setara aktivitas gunung berapi di Siberia yang memicu kepunahan di akhir Permian.

"Mereka semua mati. Ini seperti zona kematian," kata Paul Wignall, paleontolog University of Leeds di UK.
An abrupt extinction in the Middle Permian (Capitanian) of the Boreal Realm (Spitsbergen) and its link to anoxia and acidification

David P.G. Bond1 et al.
  1. Department of Geography, Environment and Earth Sciences, University of Hull, Hull, HU6 7RX, United Kingdom
Geological Society of America Bulletin, April 14, 2015, DOI:10.1130/B31216.1. Gambar: Dierk Blomeier. For David P.G. Bond and colleagues, GSA Bulletin, 2015
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment