Skip to main content

Setophaga striata Terbang Non-stop Trans-Atlantik

www.LaporanPenelitian.com - Burung pekicau 12 gram terbang non-stop melintasi Atlantik, Warbler Blackpoll (Setophaga striata) mengambil penerbangan dari hutan pantai utara-timur Amerika Serikat dan Kanada.

Tiga hari kemudian mereka tiba di Karibia setelah perjalanan non-stop ke selatan di atas bagian barat Samudera Atlantik. Perjalanan keseluruhan sepanjang 2.770 kilometer.

Penerbangan non-stop terpanjang yang pernah tercatat untuk penyanyi. Burung-burung mengambil rute yang berbeda, hingga ke tanah sebagai pit stop untuk penyegaran di sepanjang jalan.

"Tidak ada burung lain ukuran ini bermigrasi panjang dalam satu penerbangan. Salah satu migrasi paling menakjubkan yang pernah tercatat," kata Ryan Norris, ekolog University of Guelph di Ontario.

"Mereka tidak memiliki pilihan untuk gagal. Ini adalah perjalanan hidup dan mati yang membutuhkan begitu banyak energi," kata Norris.

Burung-burung mendarat di Puerto Rico dan Hispaniola, beristirahat selama beberapa hari sampai beberapa minggu sebelum terbang ke Kolombia dan Venezuela.

Laporan Norris dan rekan menyelesaikan misteri setengah abad tentang migrasi Setophaga striata. Sudah ada bukti tidak langsung mereka melakukan migrasi melintasi samudra dan mendarat ke kapal di Atlantik dalam kondisi cuaca buruk.

"Beberapa orang meragukan bahwa penerbangan Hercules dengan fisiologis dan fisik yang tidak mungkin untuk burung pekicau seberat 12 gram," kata Chris Rimmer, ornitolog Vermont Center for Ecostudies.
Transoceanic migration by a 12 g songbird

William V. DeLuca1 et al.
  1. Department of Environmental Conservation, University of Massachusetts, Amherst, MA 01003, USA
Biology Letters, 1 April 2015, DOI:10.1098/rsbl.2014.1045

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…