Wednesday, April 1, 2015

Ratna Cempaka Pengeraman Wathondara kotejai

Penelitian - Serangga panji kuning Wathondara kotejai mengerami telur dan beberapa peri 100 juta tahun lalu terawetkan dalam lilin ovisac yang membatu.

Ratna Cempaka mengawetkan episode 100 juta tahun serangga dewasa perempuan dengan telur dan 6 nimfa instar pertama kumbang dalam novel sekilas dokumentasi amber.

"Fosil rapuh serangga perempuan sangat jarang. Dating 100 juta tahun bukti perawatan induk serangga sangat langka," kata Bo Wang, paleontolog Chinese Academy of Sciences.

Wathondara kotejai dari Provinsi Kachin, Myanmar utara, satu-satunya Mesozoikum dalam catatan serangga perempuan dewasa. Cabochon ellipsoid jelas dan transparan dengan diameter 11 mm, tinggi 5 mm dan berat 0,8 g.

Wathondara kotejai terjebak getah damar sambil membawa sekitar 60 telur dan nimfa pertama baru menetas. Telur dan nimfa yang terbungkus dalam lapis kantong lilin telur di perut.

"Perawatan telur menjadi pendorong penting radiasi awal skala serangga yang terjadi selama akhir periode Jurassic atau awal Cretaceous di era Mesozoikum," kata Wang.

Satu-satunya bukti langsung lainnya tentang perawatan induk dalam damar Kenozoikum, era yang memanjang hingga saat ini dan dimulai sekitar 65 juta tahun yang lalu dengan kepunahan dinosaurus.



Brood care in a 100-million-year-old scale insect

Bo Wang1,2 et al.
  1. State Key Laboratory of Palaeobiology and Stratigraphy, Nanjing Institute of Geology and Palaeontology, Chinese Academy of Sciences, Nanjing, China
  2. Steinmann Institute, University of Bonn, Bonn, Germany
eLife, March 31, 2015, DOI:10.7554/eLife.05447
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment