Tuesday, March 17, 2015

Hanya Masalah Waktu Strain Mematikan Flu Burung H7N9

LaporanPenelitian.com - Ayam harus disalahkan atas penyebaran flu burung mematikan terbaru dan hanya masalah waktu sebelum virus H7N9 menyebar ke seluruh dunia.

Ayam memulai gelombang kedua flu burung H7N9 yang melanda China tahun lalu dan gelombang ketiga sedang berlangsung. Dari provinsi Zhejiang di China tenggara, virus berkembang menjadi setidaknya 3 varietas lokal.

Flu burung H7N9 pertama kali bangkit dari tidur di musim semi 2013 ketika menyerang 136 orang dan membunuh sekitar 40 darinya. Virus hampir menghilang selama musim panas hanya untuk muncul kembali di musim gugur.

Oktober 2013 sampai September 2014 menyerang 318 orang dan menewaskan lebih dari 100 orang. Gelombang ketiga dimulai Oktober lalu dengan total lebih dari 640 orang terjangkit.

Para ilmuwan tidak tahu mengapa virus bangkit kembali lebih kuat. H7N9 mengambil gen dari virus flu burung lain yang memungkinkan menginfeksi manusia lebih mudah.

Pasar unggas hidup di 5 provinsi rata-rata 3 persen ayam membawa virus. Kombinasi membuat H7N9 kandidat utama munculnya galur pandemik pada manusia. Hanya masalah waktu sebelum virus keluar China.
Dissemination, divergence and establishment of H7N9 influenza viruses in China

Tommy Tsan-Yuk Lam1,2,3 et al.
  1. State Key Laboratory of Emerging Infectious Diseases (HKU-Shenzhen Branch), Shenzhen Third People’s Hospital, Shenzhen 518112, China
  2. Joint Influenza Research Centre (SUMC/HKU), Shantou University Medical College (SUMC), Shantou 515041, China
  3. Centre of Influenza Research, School of Public Health, The University of Hong Kong (HKU), Hong Kong, China
Nature, 11 March 2015, DOI:10.1038/nature14348
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment