Saturday, February 28, 2015

Artificial Intelligence Google DeepMind Space Invaders

LaporanPenelitian.com - Artificial intelligence mendatuk Space Invaders, Pong, Q*bert dan Ms. Pac-Man. Google mengembangkan software kecerdasan buatan yang mampu bermain video game hanya dengan menonton.

Tanpa pengetahuan sebelumnya, algoritma mempertimbangkan unsur-unsur visual video game kemudian mencoba berbagai permainan bergerak dan mengambil nilai untuk membangun strategi.

DeepMind, anak perusahaan Google yang berbasis di London, melatih kecerdasan buatan untuk bermain 49 video game Atari 2600 yang berbeda mengalahkan top skor pemain manusia profesional.

Software tidak diberitahu aturan permainan melainkan menggunakan algoritma yang disebut deep neural network untuk memeriksa situasi permainan dan mencari tahu tindakan yang menghasilkan total skor tertinggi.

"Ini benar-benar algoritma pertama yang sesuai kinerja manusia di berbagai tugas yang menantang," kata Demis Hassabis, pendiri DeepMind.

Jaringan saraf dalam sering digunakan untuk masalah pengenalan gambar, tapi DeepMind mengkombinasikan dengan teknik lain disebut reinforcement learning yang menghargai sistem untuk mengambil tindakan tertentu.




Human-level control through deep reinforcement learning

Volodymyr Mnih1 et al.
  1. Google DeepMind, 5 New Street Square, London EC4A 3TW, UK
Nature, 25 February 2015, DOI:10.1038/nature14236
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment