Friday, February 27, 2015

Gen ARHGAP11B Saklar Otak Besar Manusia

www.LaporanPenelitian.com - Saklar genetik membesarkan otak manusia, gen otak manusia menumbuhkan korteks keriput pada tikus.

Para ilmuwan memperluas ukuran otak tikus dengan memberi sepotong DNA manusia. Otak manusia membengkak jadi sekitar 3 kali lipat ukuran leluhur berkat beberapa tweak genetik.

Ketika para ilmuwan menyuntikkan gen yang ditemukan hanya pada manusia ke dalam otak embrio tikus, otak tikus normal mulus tumbuh berkerut seperti lipatan pada otak manusia.

Lipatan adalah lapisan korteks. Sebuah saklar genetik meningkatkan ukuran otak 12 persen lebih besar dari versi simpanse yang mengungkap beberapa langkah evolusi kognitif Homo sapiens.

"Kami secara khusus ingin mengetahui gen yang aktif selama perkembangan korteks, bagian penting pada manusia dan primata lainnya," kata Marta Florio, genetikawan Max Planck Institute of Molecular Cell Biology and Genetics di Dresden.

Jaringan pada manusia memiliki 56 gen yang tidak dimiliki rekan-rekan tikus. Salah satu yang paling aktif dalam membagi sel induk janin manusia adalah ARHGAP11B, gen yang sudah diduga berperan dalam evolusi manusia.

Gen ini muncul setelah gen leluhur membuat salinan lengkap dari dirinya sendiri. Duplikasi terjadi setelah manusia dan simpanse memisahkan diri dart garis keturunan. Manusia memiliki versi tambahan sedangkan simpanse tidak.
Human-specific gene ARHGAP11B promotes basal progenitor amplification and neocortex expansion

Marta Florio1 et al.
  1. Max Planck Institute of Molecular Cell Biology and Genetics, Pfotenhauerstraße 108, D-01307 Dresden, Germany
Science, February 26 2015, DOI:10.1126/science.aaa1975. Gambar: M. Florio and W. Huttner/Max Planck Institute of Molecular Cell Biology and Genetics
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment