Friday, February 6, 2015

Jamur Karnivora Pleurotus Simpan Petunjuk Sistem Imun

LaporanPenelitian.com - Kebanyakan jamur relatif damai, tetapi sejumlah kecil adalah pemakan daging menggunakan materi kimia untuk membunuh mangsa.

Jamur karnivora mencekik cacing nematoda dan membunuh serangga dengan racun mematikan. Racun mencakup protein pleurotolysin yang dihasilkan Jamur Merang (Pleurotus ostreatus).

Kimia sebagai protein 'cookie cutter' bekerja mirip beberapa sel kekebalan tubuh manusia yang juga sebagai pukulan fatal untuk menghancurkan sel-sel kanker dan bakteri.

Jamur Tiram tumbuh di sisi pohon pinus, mereka memangsa laba-laba dan nematoda cacing gelang. Pleurotolysin adalah kelas protein yang bertindak seperti cookie cutter pada sel-sel tertentu.

Sistem kekebalan tubuh manusia memiliki 2 protein cookie cutter kunci yaitu membrane attack complex (MAC) untuk memukul bakteri dan sel kanker, kemudian perforin yang ditergatkan untuk virus dan sel kanker.

"Mereka sangat berbeda. Ini efek terkoordinasi. Sekelompok molekul membentuk cincin dan berubah bentuk sehingga membuat lubang di membran," kata Michelle Dunstone, mikrobiolog Monash University di Melbourne.

"Kita sekarang memiliki strategi untuk membangun obat yang dapat menghentikan protein cookie yang menyebabkan malapetaka," kata Dunstone.



Conformational Changes during Pore Formation by the Perforin-Related Protein Pleurotolysin

Natalya Lukoyanova1 et al.
  1. Department of Crystallography/Biological Sciences, Institute of Structural and Molecular Biology, Birkbeck College, London, United Kingdom
PLoS Biology, February 5, 2015, DOI:10.1371/journal.pbio.1002049. Gambar: O. Hilber & O.K. Mill via Wikipedia Commons
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment