Thursday, February 5, 2015

Rongga Raksasa Pohon Baobab Afrika Adansonia digitata

www.LaporanPenelitian.com - Raksasa Pohon Baobab Afrika (Adansonia digitata) berongga sebenarnya penyatuan beberapa batang selama ribuan tahun.

Baobab Adansonia digitata salah satu pohon di Afrika paling ikonik. Genus adansonia tersebar luas dari Afrika hingga Australia dan buahnya adalah makanan tradisional.

Pohon-pohon besar adalah pohon akherat. Para ilmuwan mengalami kesulitan menentukan umur raksasa karena mereka berhenti membentuk cincin dan interior berubah menjadi rongga. Satu-satunya cara adalah dating radiokarbon.

Baobab besar tumbuh di sepanjang Lebombo Eco Trail di Mozambik, dekat perbatasan dengan Afrika Selatan. Pohon ini memiliki lingkar 21,5 meter dan rongga bagian dalam berlapis kulit cukup untuk menampung beberapa orang.

"Satu-satunya penjelasan anomali ini bahwa rongga sebenarnya ruang kosong alami yang tersisa dari penyatuan batang. Kami menyebut rongga palsu," kata Adrian Patrut, kimiawan Babeş-Bolyai University di Romania.

Baobab Lebombo sebenarnya terdiri dari 5 batang. Batang tertua berumur 1.355 tahun dan batang termuda 900 tahun. Batang menyatu bersama-sama membentuk rongga palsu dan berhenti tumbuh sekitar 500 tahun lalu.
African Baobabs with False Inner Cavities: The Radiocarbon Investigation of the Lebombo Eco Trail Baobab

Adrian Patrut1 et al.
  1. Faculty of Chemistry, Dept. of Chemistry, Babeş-Bolyai University, Arany Janos 11, Cluj-Napoca, Romania
PLoS ONE, January 26, 2015, DOI:10.1371/journal.pone.0117193. Gambar: Adrian Patrut et al.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment