Wednesday, February 4, 2015

Sebuah Bakteri Kuno Tidak Berubah 2 Miliar Tahun

LaporanPenelitian.com - Sebuah organisme belum pernah mengevolusi diri lebih dari 2 miliar tahun, sebuah tim menemukan bakteri laut tidak berubah miliaran tahun.

Sebuah mikroorganisme merasa nyaman dengan dirinya selama hampir setengah sejarah Bumi. Bakteri sulfur yang terlalu kecil dilihat mata telanjang terawetkan dalam batuan berdating 1,8 miliar tahun di perairan Australia Barat.

Bakteri kuno terlihat sama seperti bakteri dari daerah yang sama 2,3 miliar tahun lalu dan kedua set bakteri tidak berbeda dengan bakteri belerang modern yang ditemukan di lumpur pantai Chile.

"Tampak mengejutkan kehidupan tidak berevolusi selama lebih dari 2 miliar tahun. Ini justru sangat cocok dengan Darwin," kata J. William Schopf, biolog University of California Los Angeles.

"Aturan biologi tidak berubah kecuali ada perubahan lingkungan fisik atau biologis. Lingkungan di mana mikroorganisme ini hidup tetap tidak berubah selama 3 miliar tahun," kata Schopf.

"Mikroorganisme ini sederhana, sangat stabil lingkungan fisik dan biologis mereka. Jika mereka berada di lingkungan yang tidak berubah, tapi mereka berevolusi barulah pemahaman kita tentang evolusi Darwin berubah," kata Schopf.

Schopf mengatakan temuan justru memberi bukti lebih lanjut untuk Darwin. Great Oxidation Event terjadi antara 2,2 hingga 2,4 miliar tahun lalu. Acara ini menghasilkan peningkatan dramatis sulfat dan nitrat yang memunculkan kehidupan.

Schopf menggunakan spektroskopi Raman dan laser scanning confocal microscopy untuk membuat fosil dalam 3D. Schopf dan tim adalah pelopor penggunaan kedua teknik untuk menganalisis fosil mikroskopis dalam batuan kuno.
Sulfur-cycling fossil bacteria from the 1.8-Ga Duck Creek Formation provide promising evidence of evolution's null hypothesis

J. William Schopf et al.

Proceedings of the National Academy of Sciences, February 2, 2015, DOI:10.1073/pnas.1419241112. Gambar: UCLA Center for the Study of Evolution and the Origin of Life
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment