Monday, January 26, 2015

Kecamuk Badai Amarah Menghias Wajah Uranus

LaporanPenelitian.com - Badai menghias wajah Uranus, entah sebab apa mendung kemarahan menyertai wajah Uranus yang biasanya tenang.

Pada tahun lalu, planet gas memendam sistem awan besar begitu cerah bahkan astronom amatir bisa melihat mereka dari Bumi. Kecamuk amaran yang menghias menghadirkan sebuah misteri.

"Kami tidak tahu. Ini sangat tak terduga," kata Imke de Pater, astronom University of California Berkeley.

De Pater dan rekan mengamati Uranus pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2014 dan terkejut melihat fitur luar biasa terang, karakteristik kondensasi awan di atmosfer atas planet.

"Itu lebih terang dari apa pun yang kita pernah lihat di atmosfer Uranus sebelumnya," kata De Pater.

Cuaca planet umumnya mengambil musim semi dan musim gugur setiap 42 tahun ketika Matahari bersinar di khatulistiwa. Tapi equinox terakhir adalah 7 tahun lalu, sehingga gejolak baru-baru ini sulit menjelaskan.

Menggunakan Hubble Space Telescope, de Pater dan rekan melihat badai mencakup berbagai ketinggian yang dapat dikaitkan dengan pusaran jauh di atmosfer Uranus.
Record-breaking Storm Activity on Uranus in 2014

Imke de Pater, L. A. Sromovsky, P. M. Fry, Heidi B. Hammel, Christoph Baranec, Kunio Sayanagi

arXiv (Submitted on 6 Jan 2015), arXiv:1501.01309
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment