Skip to main content

Tinta Cinta, Kawin Cumi Kue Euprymna tasmanica

LaporanPenelitian.com - Ancaman dimakan predator tidak menurunkan hasrat seks Cumi Kue (Euprymna tasmanica). Kawin lebih tinggi dalam daftar prioritas daripada ancaman hidup.

Cinta bisa membuat kamu gila. Tapi saat romansa menghadapi risiko biasanya kamu patah hati. Seks menggairahkan tapi mati. Reproduksi membuat lengah dan mengekspos diri dalam bahaya.

Tidak ada undang-undang bagaimana hewan harus menjemput perkawinan di antara bahaya. Bagi Cumi Kue (Euprymna tasmanica) yang hidup di perairan dangkal Australia tidak surut dalam ritual gamet.

Salah satu predator brutal adalah Ikan Flathead Pasir (Platycephalus bassensis). Sesuai namanya kepala lebar dan pipih dengan rahang kuat yang suka menyaru di bawah pasir.

Euprymna tasmanica kurang banyak diteliti, tapi para ilmuwan tahu sedikit tentang perilaku kawin dasar mereka. Amanda Franklin, zoolog University of Melbourne, dan rekan menonton perilaku kawin dalam tangki.

Kehadiran Platycephalus bassensis tidak berpengaruh secara signifikan. Mereka mengabaikan ancaman dengan menyemprotkan tinta tapi tidak membuat gerakan jet untuk melarikan diri. Mereka tetap kawin.

Sudut pandang evolusi bahwa cumi memprioritaskan kawin di atas keselamatan. Mungkin karena mereka hidup singkat dan soliter. Reproduksi dalam kondisi berbahaya suatu keharusan. Tinta cinta!



Does Predation Risk Affect Mating Behavior? An Experimental Test in Dumpling Squid (Euprymna tasmanica)

Amanda M. Franklin1, Zoe E. Squires1, Devi Stuart-Fox1
  1. Zoology Department, The University of Melbourne, Melbourne, Victoria 3010, Australia
PLoS ONE, December 31, 2014, DOI:10.1371/journal.pone.0115027. Gambar dan video: Amanda M. Franklin et al.

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…