Saturday, January 3, 2015

Wahana NASA Dawn Pendekatan ke Planet Ceres

www.LaporanPenelitian.com - Wahana NASA Dawn memulai pendekatan ke Ceres, sebuah planet kerdil seukuran setengah Indonesia yang belum pernah dikunjungi pesawat ruang angkasa.

NASA Dawn diluncurkan tahun 2007 dan dijadwalkan memasuki orbit Ceres Maret 2015. Dawn melakukan penyisiran pada sisi berlawanan Matahari yang membatasi komunikasi antena di Bumi.

Sekarang Dawn berkomunikasi dengan Bumi lagi, ruang kontrol misi memprogram manuver yang diperlukan untuk fase pendekatan Ceres. Dawn saat ini 640.000 kilometer dari Ceres dalam kecepatan 725 kilometer per jam.

Kedatangan probe di Ceres menandai pertama kalinya sebuah wahana mengorbit 2 target Tata Surya sekaligus. Dawn sebelumnya menjelajahi protoplanet Vesta selama 14 bulan (2011-2012) dan mencatat dara rinci.

"Ceres misteri bagi kita," kata Christopher Russell, peneliti utama misi Dawn, berbasis di University of California, Los Angeles.

"Ceres tidak seperti Vesta, tidak memiliki meteorit terkait untuk membantu mengungkap rahasianya," kata Russell.

Kedua planet dianggap berbeda dalam cara penting. Ceres terbentuk lebih pelan dari Vesta dan interior dingin. Vesta hanya mempertahankan sejumlah kecil air ketika materi radioaktif lebih berlimpah yang menghasilkan lebih banyak panas.

Ceres, sebaliknya, memiliki mantel es tebal dan bahkan mungkin memiliki laut di bawah kerak es. Dengan diameter rata-rata 950 kilometer terlalu besar di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter.

NASA Dawn menggunakan bateai ion untuk melintasi ruang jauh lebih efisien dibanding propulsi kimia. Muatan listrik diterapkan untuk xenon dan dibebankan grid logam mempercepat partikel xenon jadi pendorong.

Partikel-partikel ini mendorong kembali ketika pendorong keluar, menciptakan gaya reaksi. Dawn telah menyelesaikan lima tahun akumulasi waktu dorong, jauh lebih banyak dari wahana lainnya. (Gambar: NASA/JPL-Caltech)
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment