Langsung ke konten utama

Penjelasan Baru Garis-Garis Zebra Dataran Equus quagga

www.LaporanPenelitian.com - Garis-garis mewah zebra adalah misteri Charles Darwin sejak lama, sekarang sebuah penjelasan baru datang untuk Zebra Dataran (Equus quagga).

Para ilmuwan telah lama mengusulkan teori bahwa zebra melakukan segala sesuatu yang memungkinkan dunia kuda menghindari predator dengan menciptakan ilusi optik.

Teori-teori lainnya garis-garis merupakan usaha untuk mengatur panas tubuh hingga upaya dalam menghindari gigitan lalat tsetse. Tapi laporan baru berpendapat bahwa teori-teori tersebut tidak menyertakan variabel variasi regional.

Zebra Dataran (Equus quagga) yang berkisar dari Etiopia selatan hingga ke timur Afrika Selatan memiliki pola garis-garis hitam-putih tebal di seluruh tubuh, sedangkan di tempat lain garis lebih redup dan tipis.

Banyak spesies termasuk lalat buah dan manusia memiliki gradasi warna yang sama dalam pigmentasi karena harus menyesuaikan dengan lingkungan lokal, manusia tropis memiliki kulit lebih gelap.

Alasan adaptif yang sama untuk berbagai garis-garis Zebra. Karakteristik di 16 lokasi berkorelasi 29 faktor lingkungan termasuk suhu, predasi dan gigitan lalat. Korelasi terkuat adalah suhu.

Di daerah dengan suhu musiman terendah, zebra memiliki garis lebih sedikit dan redup. Para peneliti tidak tahu mengapa ini berkorelasi, tapi mereka menyarankan keterkaitan suhu atau parasit pembawa penyakit lalat tsetse
How the zebra got its stripes: a problem with too many solutions

Brenda Larison1,2 et al.
  1. Department of Ecology and Evolutionary Biology, University of California, 610 Charles E. Young Drive South, Los Angeles, CA 90095, USA
  2. Center for Tropical Research, Institute of the Environment and Sustainability, University of California, 619 Charles E. Young Drive East, Los Angeles, CA 90095, USA
Royal Society Open Science, 14 January 2015, DOI:10.1098/rsos.140452. Gambar: Roy Pilcher

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…